Berita

Erosi Kali Angke Picu Tanah Longsor di Depan Rumah Warga Kembangan Jakarta Barat

Advertisement

Pemerintah Kota Jakarta Barat bergerak cepat menangani tanah longsor yang terjadi di Jalan Jafar RT 006/RW 01, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan. Penanganan sementara dilakukan dengan membangun struktur penahan menggunakan bronjong atau kawat.

Penanganan Darurat dengan Bronjong

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menjelaskan bahwa penanganan darurat ini bertujuan untuk mencegah erosi atau longsor susulan. “Kami tangani sementara dengan bronjongan untuk mencegah terjadinya erosi atau longsor susulan,” ujar Iin, Sabtu (3/1/2025), dilansir Antara.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, mengerahkan 50 petugas SDA dan PPSU Kecamatan Kembangan untuk membangun bronjong di area yang longsor seluas kurang lebih 20-30 meter persegi tersebut. “Saat ini kami tangani sementara dengan menggunakan bronjong,” katanya.

Purwanti menambahkan bahwa penggunaan bronjong efektif mencegah erosi dan longsor, serta menstabilkan tanah di tepi sungai. “Bronjongan kuat dan fleksibel menahan pergeseran tanah,” jelasnya.

Koordinasi dan Antisipasi Bencana

Camat Kembangan, Joko Suparno, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk memasang garis pembatas antara area longsoran dan rumah warga. Koordinasi juga dilakukan dengan RT dan RW setempat untuk memastikan warga tidak melintasi area berbahaya.

Advertisement

Selain itu, upaya deteksi dini dan antisipasi kebencanaan terus dilakukan. “Melakukan deteksi dini atau antisipasi kebencanaan berkoordinasi dengan BPBD terkait informasi ketinggian air sungai atau kali serta curah hujan,” kata Joko.

Penyebab Longsor dan Dampak

Peristiwa tanah longsor di Jalan H Jafar RT 06/RW 01 Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, terjadi pada Jumat (2/1/2025) sekitar pukul 19.07 WIB, dipicu oleh hujan deras. Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi bahwa hujan telah mengikis bibir aliran Kali Angke, menyebabkan erosi tanah di area tersebut. “Erosi tanah di bibir sungai aliran Angke Hulu,” ungkap Yohan, Jumat malam.

Meskipun longsor terjadi tepat di depan rumah warga, insiden ini dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. “Nihil korban jiwa,” tegas Yohan.

Advertisement