Sekelompok remaja di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedapatan melakukan konvoi sambil membawa senjata tajam pada Minggu (11/1/2026) dini hari. Aksi ini diduga kuat merupakan persiapan untuk mencari lawan tawuran.
Penangkapan dan Barang Bukti
Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, menjelaskan bahwa tim patroli gabungan mendapati sejumlah remaja yang sedang konvoi menggunakan kendaraan roda dua dan membawa senjata tajam. Menanggapi temuan tersebut, tim patroli segera melakukan pembubaran dan pengejaran.
“Tim menemukan sejumlah remaja konvoi kendaraan roda dua dan membawa sejumlah senjata tajam. Selanjutnya tim melakukan pembubaran dan pengejaran terhadap sejumlah remaja yang disinyalir akan melakukan aksi tawuran,” ujar Wahyu Dwi dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).
Saat dilakukan penggeledahan, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti senjata tajam dari tangan para pelaku. Sebanyak 10 orang berhasil diamankan beserta barang bukti berupa satu buah celurit, delapan unit telepon genggam, dan empat unit sepeda motor.
“Tim melakukan penangkapan dan mengamankan sejumlah 10 Orang dan 1 buah celurit, 8 handphone dan 4 buah motor,” jelasnya.
Patroli Rutin untuk Keamanan Jakarta
Para pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Polsek Kebon Jeruk untuk proses lebih lanjut. Setelah penangkapan tersebut, patroli kewilayahan terus dilanjutkan dengan menyisir berbagai titik rawan di wilayah Jabodetabek.
Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari program ‘Jaga Jakarta’ yang digagas oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kejahatan dan memastikan keamanan di ibu kota.






