Momen hangat dan penuh keakraban mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang bertepatan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) di Ancol, Jakarta Utara. Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terlihat dicium pipinya oleh kedua buah hatinya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
Kejadian tersebut berlangsung usai Megawati berkomunikasi dan memberikan arahan kepada kru kapal Laksamana Malahayati, sebuah kapal bantuan PDIP yang saat itu berada di Aceh. Komunikasi daring tersebut dilakukan Megawati dari area Rakernas PDIP di Ancol, pada Minggu (11/1/2026). Setelah sesi pengarahan, Megawati melanjutkan dengan sesi foto bersama para kadernya. Puncak momen kehangatan keluarga terjadi saat Megawati berfoto bersama Prananda dan Puan. Mereka sempat memberikan salam metal sebelum berfoto, dan kemudian Puan serta Prananda secara kompak mencium pipi Megawati.
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri telah mengarahkan pengiriman bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Kegiatan perayaan HUT ke-53 PDIP yang digabung dengan Rakernas ini telah memasuki hari kedua dan diselenggarakan di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Senin (12/1) mendatang.
Sikap Politik PDIP
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa partainya akan menegaskan diri sebagai partai penyeimbang dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “PDI Perjuangan menegaskan diri sebagai Partai Penyeimbang dengan kerja nyata di tengah rakyat di tengah berbagai bencana yang melanda di Tanah Air, dengan spirit kemanusiaan, keadilan dan keberpihakan kepada rakyat,” ujar Hasto dalam keterangannya pada Jumat (9/1/2026).
Hasto menambahkan bahwa PDIP mengusung tema ‘Satyam Eva Jayate’ dengan subtema ‘Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya’ untuk Rakernas kali ini. Ia menjelaskan bahwa PDIP menempuh jalan antimainstream dalam memperjuangkan kebenaran. Rakernas 2026 ini juga akan menindaklanjuti hasil Kongres ke-VI PDIP yang telah dilaksanakan pada Agustus 2025.
Dalam Rakernas ini, berbagai sikap politik PDIP akan dibahas, termasuk respons partai terhadap isu-isu geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakan hukum, serta program internal partai dan tanggung jawab kerakyatan. “Di dalam Rakernas ini akan dibahas sikap politik, termasuk jawaban Partai atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakan hukum, hingga program internal Partai dan tanggung jawab kerakyatan Partai,” imbuh Hasto.






