Arsenal berhasil melaju ke babak keempat Piala FA setelah mengalahkan Portsmouth dengan skor 4-1 di Fratton Park, Minggu (11/1/2026). Namun, manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengakui bahwa kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah.
Perlawanan Sengit Tuan Rumah
Portsmouth, yang bermain di kasta kedua Liga Inggris, sempat memberikan kejutan dengan mencetak gol cepat melalui Colby Bishop pada menit ke-3. Gol tersebut membuat The Gunners tertinggal di awal pertandingan.
Arsenal merespons dengan baik dan berhasil membalikkan keadaan melalui gol bunuh diri Andre Dozzell dan tiga gol dari Gabriel Martinelli. Meskipun menang telak, Arteta menilai jarak kualitas tim-tim di Piala FA tidak terlalu jauh.
“Kami tahu mereka akan memberikan perlawanan sengit dan itulah keindahan kompetisi ini, selisihnya menjadi sangat tipis terutama ketika Anda memberi mereka momentum dan sebuah gol,” ujar Arteta dikutip dari BBC.
Adaptasi dan Efektivitas Menjadi Kunci
Arteta menyoroti bahwa perbedaan kasta liga tidak selalu berpengaruh di ajang Piala FA. Hal ini terbukti dari statistik pertandingan, di mana Portsmouth mampu mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dari delapan percobaan, sama dengan jumlah yang dicatat Arsenal.
Namun, efektivitas Arsenal dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda dalam pertandingan ini. “Kami harus menemukan cara untuk mendominasi dan beradaptasi dengan selisih tersebut,” tambah Arteta.
Manajer asal Spanyol itu juga mengapresiasi reaksi timnya di babak kedua. “Babak kedua jauh lebih baik. Kami bereaksi dan melakukan apa yang harus kami lakukan. Kami tetap positif terlepas dari hasilnya karena kami melakukan banyak perubahan,” jelasnya.
Kemenangan ini membawa Arsenal melangkah ke babak selanjutnya, sekaligus menutup akhir tahun 2025 dengan hasil positif.
Video: Arsenal Menutup 2025 dengan Cara yang Apik






