Manchester United berpotensi tidak akan melakukan aktivitas belanja pemain pada bursa transfer musim dingin Januari ini. Keputusan ini dapat berdampak signifikan pada masa depan dua pemain muda mereka, Joshua Zirkzee dan Kobbie Mainoo.
Situasi Zirkzee dan Mainoo
Sepanjang paruh pertama musim ini, Zirkzee dan Mainoo tercatat jarang mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter. Zirkzee telah tampil dalam 13 pertandingan di berbagai ajang dengan mencetak dua gol, namun hanya empat kali dipercaya mengisi starting line-up. Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa Zirkzee akan dipinjamkan pada bursa transfer Januari ini, dengan AS Roma disebut-sebut sebagai salah satu destinasi potensial. Roma dikabarkan berniat memulangkan Zirkzee ke Serie A setelah dua tahun meninggalkan kompetisi tersebut.
Nasib Mainoo pun tak jauh berbeda. Ia baru sekali menjadi starter dan 11 kali masuk sebagai pemain pengganti dari total 12 penampilannya. Napoli dikabarkan siap menampung Mainoo, serupa dengan yang mereka lakukan terhadap Rasmus Hojlund, demi menyelamatkan kariernya.
Kedua pemain muda ini sejatinya membutuhkan jam terbang yang cukup demi menjaga peluang mereka untuk tampil di Piala Dunia 2026. Namun, ada kemungkinan Zirkzee maupun Mainoo tidak akan berpindah klub sebelum tenggat waktu 31 Januari.
Badai Cedera dan Keputusan Manajemen
Manchester United saat ini tengah dilanda badai cedera yang cukup parah. Kondisi ini membuat manajemen klub enggan untuk mengeluarkan dana besar demi mendatangkan pemain baru. Akibatnya, manajer Ruben Amorim kemungkinan besar akan mempertahankan kedua pemain tersebut di dalam skuad.
“Jika Anda lihat skuad kami, saya rasa mustahil ada pemain yang dilepas. Mereka harus bicara dengan Direktur Olahraga Jason Wilcox,” ujar Amorim seperti dikutip dari ESPN.
Sebelumnya, Amorim juga sempat menyoroti masalah skuad yang tidak lengkap sebagai penyebab Manchester United gagal meraih kemenangan dalam beberapa pertandingan terakhir.






