Semarang – Sebanyak 13 Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di wilayah Jawa Tengah (Jateng) menjalani mutasi jabatan. Salah satu posisi yang mengalami pergantian adalah pucuk pimpinan Korps Bhayangkara di Kabupaten Karanganyar. Upacara serah terima jabatan (sertijab) dipusatkan di Gedung Borobudur, Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jateng, pada Senin (12/1/2026) pukul 10.00 WIB.
Pergantian Jabatan Penting
Dalam sertijab tersebut, tercatat 32 Pejabat Menengah (Pamen) mengikuti prosesi, termasuk 6 Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng dan 13 Kapolres. Posisi Kapolres Karanganyar kini resmi dijabat oleh AKBP Arman Sahti. Ia menggantikan AKBP Hadi Kristanto yang selanjutnya akan mengemban tugas sebagai Kapolres Jepara.
Acara sertijab ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jateng, Brigjen Pol Latif Usman, didampingi para pejabat utama Polda Jateng lainnya, serta seluruh Kapolres jajaran. Suasana khidmat menyelimuti jalannya pergantian kepemimpinan ini.
Mutasi Sebagai Pembinaan Karier
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ribut Hari Wibowo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian integral dari proses pembinaan karier di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). “Serah terima jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyelenggaraan organisasi di lingkungan Polri. Mutasi jabatan adalah hal yang wajar dan akan terus bergulir dalam sebuah organisasi,” tegas Irjen Ribut.
Irjen Ribut juga memberikan arahan khusus kepada para Kapolres yang baru dilantik. Ia mengingatkan agar acara serah terima jabatan di wilayah masing-masing tidak digelar secara berlebihan. Hal ini sebagai bentuk empati terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi berbagai tantangan.
Lebih lanjut, Irjen Ribut memprediksi periode Februari dan Maret mendatang akan menjadi masa yang cukup menantang bagi institusi Polri. “Februari dan Maret ke depan akan menjadi periode yang cukup menantang bagi Polri, seiring dengan pelaksanaan ibadah puasa, pengamanan arus mudik Lebaran, serta kesiapsiagaan dalam menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi,” paparnya.
Di akhir sambutannya, Irjen Ribut menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas di Jawa Tengah. Ia berharap kinerja yang telah ditunjukkan dapat menjadi bekal dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas yang akan dihadapi di pos jabatan yang baru.






