Tim Artha Graha Peduli (AGP) bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan melakukan kunjungan ke Desa Seunebok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Kunjungan yang berlangsung pada Senin, 12 Januari 2026, ini bertujuan untuk memantau efektivitas penanganan pasca bencana dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Sinergi Penanganan Pascabencana
Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dan disambut oleh Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, SIK, serta Danramil 20/PB Kapten Kav. Muhamad Irwan di Posko Dapur Umum Kearifan Lokal Serikat Inong Aceh. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam upaya penanganan pasca bencana di wilayah tersebut.
PIC Lapangan Kegiatan Kebencanaan Artha Graha Peduli, Agus Tanopa, menegaskan komitmen AGP untuk hadir langsung di tengah masyarakat terdampak. “Artha Graha Peduli berupaya hadir langsung di tengah masyarakat terdampak untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Kami percaya pemulihan pasca bencana tidak hanya soal logistik, tetapi juga tentang pemberdayaan, terutama peran perempuan dalam menjaga ketahanan keluarga,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (11/1/2026).
Peninjauan Fasilitas dan Inovasi Pangan
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau secara langsung operasional dapur umum, fasilitas MCK, serta sumur bor yang menjadi sumber air bersih bagi warga terdampak bencana. Tim Artha Graha Peduli juga memberikan perhatian khusus pada peran perempuan dalam situasi kebencanaan, terutama dalam menjaga ketahanan keluarga di masa sulit.
Salah satu inisiatif yang diperkenalkan adalah pemanfaatan microgreen sebagai sumber pangan sehat. Tanaman ini dapat dipanen dalam waktu sekitar empat hari dan diharapkan dapat menjadi alternatif makanan bergizi bagi anak-anak di tengah keterbatasan pasca bencana.
Melalui pendekatan berbasis komunitas dan kearifan lokal, Artha Graha Peduli berharap upaya penanganan bencana ini dapat memberikan dampak jangka panjang serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar sebelum rombongan melanjutkan perjalanan kembali ke Banda Aceh.






