Berita

Ganjil Genap di Puncak Bogor Diberlakukan Besok Pagi untuk Antisipasi Kemacetan Libur Akhir Pekan

Advertisement

Kawasan wisata Puncak, Bogor diprediksi akan kembali dipadati pengunjung pada libur panjang akhir pekan, Sabtu (17/1/2026). Menghadapi potensi lonjakan kendaraan, Polres Bogor telah menyiapkan serangkaian rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem ganjil genap.

Rekayasa Lalu Lintas dan Sistem Ganjil Genap

Kepala Unit Patroli (KBO) Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menyatakan bahwa arus lalu lintas pada Sabtu diperkirakan masih didominasi oleh kendaraan yang bergerak dari Jakarta menuju Puncak. “Pada hari Sabtu dan weekend biasanya pun, kendaraan yang naik ke arah atas memang biasanya lebih dominan,” ujar Ardian, Jumat (16/1/2026) malam.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Ardian menjelaskan bahwa pihaknya akan menerapkan dua skema utama. Pertama, sistem ganjil genap akan dimulai pada pukul 06.00 WIB. “Pola antisipasi yang akan kami lakukan, pertama, pada pukul 06.00 WIB kami akan melaksanakan sistem ganjil genap,” tuturnya.

Kedua, jika antrean kendaraan akibat ganjil genap mencapai ruas Tol Jagorawi, maka sistem satu arah atau one way akan diberlakukan dari Jakarta menuju Puncak. “Kedua, apabila pada saat pelaksanaan ganjil genap terjadi antrean hingga ke ruas Tol Jagorawi, maka kami akan melaksanakan rekayasa one way dari Jakarta menuju Puncak,” jelas Ardian.

Advertisement

Ardian menambahkan, pada Sabtu, 17 Januari 2026, hanya kendaraan dengan pelat nomor ganjil yang diizinkan melintas. “Kami dari Satlantas Polres Bogor mengimbau kepada masyarakat yang akan berkunjung ke kawasan wisata Puncak agar memperhatikan waktu keberangkatan, karena kami melaksanakan sistem ganjil genap. Untuk Sabtu, 17 Januari 2026, kendaraan yang diperbolehkan melintas adalah kendaraan dengan pelat nomor ganjil,” katanya.

Imbauan Keselamatan Berkendara dan Mitigasi Bencana

Selain pengaturan lalu lintas, Satlantas Polres Bogor juga menekankan pentingnya kondisi kendaraan yang prima bagi para wisatawan. Jalur Puncak yang memiliki banyak tikungan dan tanjakan membutuhkan kendaraan yang dalam kondisi optimal untuk menghindari mogok saat kepadatan terjadi. “Selain itu, gunakan kendaraan dalam kondisi prima, karena Jalur Puncak didominasi tanjakan. Hal ini untuk menghindari kendaraan mogok saat terjadi kepadatan,” pesan Ardian.

Lebih lanjut, Ardian mengingatkan para pengunjung mengenai potensi bencana di kawasan Puncak. Ia mengimbau agar tidak memarkirkan kendaraan di sembarang tempat, terutama di dekat lereng atau tebing, untuk mencegah risiko tanah longsor maupun pohon tumbang. “Kami juga mengingatkan bahwa kawasan wisata Puncak rawan bencana. Oleh karena itu, jangan memarkirkan kendaraan di sembarang tempat, khususnya di dekat lereng atau tebing, guna mengantisipasi potensi tanah longsor maupun pohon tumbang,” tutupnya.

Advertisement