Berita

Presiden Prabowo Dorong Sekolah Kedinasan Terjun Langsung Bantu Korban Bencana di Aceh-Sumatra

Advertisement

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra. Presiden Prabowo mendorong agar sekolah-sekolah kedinasan dapat dikerahkan langsung ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Pengalaman Nyata bagi Peserta Didik

Arahan tersebut disampaikan Tito usai memimpin pelepasan 1.138 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang bertugas ke Kabupaten Aceh Tamiang. “Saya bertemu dan berdiskusi cukup lama dengan Bapak Presiden membahas situasi bencana. Salah satu yang beliau sampaikan, bagus juga kalau sekolah-sekolah kedinasan lainnya bisa turun langsung ke daerah bencana,” ujar Tito di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Sabtu (3/1/2026).

Menurut Tito, Presiden Prabowo menilai keterlibatan sekolah kedinasan merupakan langkah strategis. Para taruna dan praja memiliki spesialisasi keilmuan yang dapat langsung diaplikasikan di lapangan. Selain mempercepat pemulihan, inisiatif ini juga memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi para peserta didik.

“Misalnya sekolah kedinasan perhubungan bisa melihat langsung dampak bencana terhadap bandara atau pelabuhan. Sekolah kedinasan KKP bisa membantu di wilayah pesisir dan nelayan terdampak,” jelas Tito.

IPDN Siap Bantu Pemulihan Pemerintahan

Gagasan Presiden Prabowo muncul ketika Tito memaparkan rencana pengiriman Praja IPDN ke Aceh Tamiang. Para praja IPDN tidak hanya ditugaskan untuk kerja bakti, tetapi juga membantu memulihkan sistem pemerintahan dan layanan publik di daerah yang terdampak bencana.

Advertisement

“Saya sampaikan ini win-win solution. Praja IPDN membantu membersihkan, membangkitkan pemerintahan, sekaligus ini menjadi bagian dari kurikulum dan penilaian mereka,” tutur Tito.

Presiden Prabowo, lanjut Tito, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif pengiriman praja IPDN tersebut. Bahkan, Presiden membuka kemungkinan perpanjangan masa tugas jika bantuan tersebut masih sangat dibutuhkan di lapangan.

“Beliau tanya berapa lama? Saya jawab sebulan. Presiden bilang, kalau perlu diperpanjang, perpanjang,” kata Tito menirukan ucapan Presiden.

Prioritas Pemulihan Infrastruktur Dasar

Selain itu, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya percepatan pemulihan infrastruktur dasar di wilayah yang dilanda bencana. Prioritas mencakup perbaikan jembatan, jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga tempat pengungsian bagi warga terdampak.

Advertisement