Sepakbola

MU Tersingkir dari Piala FA, Akun X Bruno Fernandes Dibajak dan Unggah Cuitan Kontroversial

Advertisement

Manchester United harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari Piala FA. Nasib sial tak hanya menimpa tim, namun juga kapten mereka, Bruno Fernandes, yang akun X-nya diretas tak lama setelah kekalahan tersebut.

Kekalahan Dramatis di Old Trafford

Fernandes tampil sebagai starter saat Manchester United menjamu Brighton & Hove Albion dalam laga Babak Ketiga Piala FA di Old Trafford pada Minggu (11/1/2026) malam WIB. Meskipun tampil dominan dengan 19 percobaan tembakan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang, MU hanya mampu mencetak satu gol melalui Benjamin Sesko di menit ke-85. Brighton yang sudah unggul 2-0 sebelumnya, akhirnya memastikan kemenangan 2-1 dan melaju ke babak keempat.

Kekalahan ini semakin memperburuk situasi Manchester United, yang kini kehilangan satu-satunya peluang meraih trofi musim ini. Pemecatan Ruben Amorim dari kursi manajer tampaknya belum memberikan dampak positif yang signifikan bagi tim.

Akun X Fernandes Dibajak, Cuitan Kontroversial Muncul

Di tengah kekecewaan atas hasil pertandingan, Bruno Fernandes menjadi korban peretasan akun X. Oknum yang tidak bertanggung jawab membajak akun kapten Setan Merah tersebut dan mengunggah sejumlah cuitan yang mengundang kontroversi.

Advertisement

Salah satu cuitan yang muncul adalah ajakan kepada para penggemar MU untuk mengusir INEOS, perusahaan milik Sir Jim Ratcliffe, dari jajaran pemegang saham klub. Selain itu, ada pula cuitan yang berisi ajakan bertarung dengan Youtuber Jake Paul dan menyebut pesepakbola wanita Austria, Alisha Lehmann.

“Mari kita usir INEOS,” ujar Fernandes di akun X miliknya.

Tak lama berselang, pihak Manchester United segera memberikan klarifikasi resmi. Manajemen klub mengonfirmasi bahwa akun X Bruno Fernandes memang telah diretas dan meminta para suporter untuk tidak mengindahkan segala unggahan atau pesan yang berasal dari akun tersebut.

“Akun X Bruno Fernandes diretas. Suporter tidak perlu merespons apapun terkait unggahan atau pesan dari akun itu,” demikian pernyataan resmi MU.

Advertisement