Sepakbola

Senegal vs Mesir: Duel Sadio Mane dan Mohamed Salah Jadi Sorotan di Semifinal Piala Afrika 2026

Advertisement

Tangier – Pertandingan semifinal Piala Afrika 2026 antara Senegal melawan Mesir pada Kamis (15/1/2026) di Grand Stade de Tanger, Tangier, Maroko, diprediksi akan menyajikan duel sengit yang lebih dari sekadar perebutan tiket final. Fokus utama tertuju pada bentrokan antara dua mantan rekan setim di Liverpool, Sadio Mane dan Mohamed Salah.

Duel Rekan Setim di Panggung Internasional

Pertemuan Mane dan Salah di laga krusial ini bukan hanya tentang membawa negara masing-masing meraih kemenangan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi kedua bintang yang pernah membentuk duet mematikan di lini serang Liverpool. Mane, yang kini membela Al Nassr, akan memimpin Senegal, sementara Salah tetap menjadi andalan Mesir.

Keduanya pernah bermain bersama di Liverpool selama periode 2016 hingga 2022. Selama berseragam The Reds, Mane dan Salah berhasil mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Champions. Setelah meninggalkan Liverpool pada 2022, Mane sempat bergabung dengan Bayern Munich sebelum akhirnya berlabuh di Liga Arab Saudi, sementara Salah tetap setia membela klub Merseyside.

Persiapan Khusus dan Ketegangan Pertandingan

Pengalaman panjang bermain bersama membuat Mane dan Salah sangat memahami kelebihan serta kekurangan masing-masing. Hal ini diprediksi akan membuat duel mereka di lapangan semakin menarik dan penuh taktik.

Mantan pemain Timnas Senegal, Ferdinand Kouli, meyakini bahwa Mane akan melakukan persiapan khusus untuk menghadapi Salah. Menurutnya, bentrokan ini akan terasa seperti sebuah pertandingan di dalam pertandingan.

Advertisement

“Saya pikir Sadio Mane secara khusus siap menghadapi bentrokan dengan Salah secara psikologis. Ini adalah pertandingan, dan apa pun itu, ketegangannya sangat kuat,” ujar Kouli, mengutip dari Tribuna.

“Dia tahu bahwa seluruh dunia menunggu pertandingan ini, meskipun bukan pertandingan langsung, ini adalah pertandingan dalam pertandingan,” tambahnya.

Pertandingan semifinal ini tidak hanya menjadi penentu langkah ke final, tetapi juga menjadi panggung emosional bagi dua pemain yang pernah berbagi ruang ganti dan meraih kesuksesan bersama di level klub.

Advertisement