CILEGON – Pelaku pembunuhan terhadap anak politikus PKS, Maman Suherman, yang telah buron selama tiga pekan, akhirnya ditangkap. Pelaku berinisial HA (31) dibekuk saat sedang melakukan aksi pencurian di rumah mantan anggota DPRD Cilegon, Roisudin Sayuri.
Penangkapan terjadi pada Jumat (2/1/2026) setelah HA kepergok oleh asisten rumah tangga (ART) Roisudin saat mencoba masuk ke rumah sang mantan wakil rakyat. Menyadari aksinya terbongkar, HA berusaha melarikan diri ke dalam rumah, namun berhasil disergap oleh warga yang datang membantu.
Kapolsek Cilegon AKP Firman Al Hamid menjelaskan kronologi penangkapan. “Awalnya kita dapat info dari warga di sekitaran TKP rumahnya dewan Rois, karena ada orang yang masuk ke rumahnya dewan kepergok sama pembantu, pembantu takut teriak kabur ke rumah dan minta tolong ke warga warga nelepon kami,” ujar Firman, Sabtu (3/1/2026).
Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian segera bergerak menuju lokasi. Petugas bahkan sempat mendobrak pintu rumah warga karena pelaku mengunci diri di dalam untuk menghindari penangkapan. “Kemudian anggota kami dibantu Brimob meluncur ke TKP begitu di TKP ada orang, karena dia ngunci pintu didobrak lah pintu rumah itu,” jelasnya.
Setelah berhasil diamankan, HA kemudian diserahkan oleh Polsek Cilegon kepada petugas Reskrim Polres Cilegon untuk proses pengembangan lebih lanjut. “Akhirnya diamankan kami serahkan ke Resmob Polda dan Polres untuk dikembangkan. Sekarang penanganan ditangani oleh Polres,” tutur Firman.
Pihak kepolisian sempat mengalami kendala dalam melacak jejak pelaku. Hal ini disebabkan oleh matinya sistem kamera CCTV di rumah Maman Suherman sejak tahun 2023. Selain itu, senjata tajam yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban pada 12 Desember 2025 juga belum ditemukan.
Proses pencarian pelaku sebelumnya melibatkan Polres Cilegon, dibantu oleh Polda Banten hingga Bareskrim Polri. Penangkapan ini mengakhiri pelarian HA yang telah berlangsung selama tiga pekan.






