Berita

Bus Ziarah Terbakar di Tol Japek Arah Bekasi, 34 Penumpang Dievakuasi Selamat

Advertisement

Sebuah bus yang membawa rombongan peziarah terbakar di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Bekasi pada Senin (5/1/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.35 WIB ini menyebabkan kepulan asap tebal dari samping bodi bus sebelum api membesar.

Kronologi Kebakaran

Menurut Kompol Sandy Titah Nugraha, Kainduk PJR Cikampek, bus tersebut merupakan bus wisata yang berasal dari Metro Lampung dan rencananya akan melakukan ziarah ke makam Wali Songo.

“Setiba di TKP Km 06A pengemudi melihat asap disamping bodi belakang mobil sebelah kanan lanjut pengemudi menghentikan kendaraannya di TKP,” ujar Sandy.

Api diduga berasal dari korsleting pada sistem audio (sound system) di dalam bus. “Menurut keterangan supir api berasal dari korsleting sound system,” imbuhnya.

Evakuasi Penumpang

Sebanyak 34 penumpang yang berada di dalam bus berhasil dievakuasi dengan selamat oleh petugas PJR Cikampek yang segera mendatangi lokasi kejadian. Api yang membakar bus tersebut dilaporkan sudah berhasil dipadamkan.

“Petugas PJR Cikampek yang sedang patroli segera mendatangi bus dan membantu mengamankan lokasi dan membantu supir untuk evakuasi 34 penumpang ke tempat aman mengingat api semakin cepat membesar,” jelas Sandy.

Advertisement

Dampak Lalu Lintas

Kecelakaan tunggal yang menyebabkan bus terbakar ini dilaporkan memicu kepadatan lalu lintas di Tol Japek arah Cikampek. Kepadatan kendaraan dilaporkan mencapai sekitar 2 kilometer (km), membentang dari kawasan Jatiwaringin Km 04 hingga Jatibening Km 06+400.

Jasa Marga melalui akun X resminya, @PTJASAMARGA, menginformasikan adanya penanganan kendaraan bus terbakar di lajur 1, 2, dan bahu luar/kiri/tengah.

Dalam rekaman video yang beredar, api terlihat melalap seluruh badan bus. Petugas kepolisian tampak berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas, sementara sejumlah pengguna tol lainnya terlihat menyaksikan peristiwa tersebut.

Lokasi bus terbakar dilaporkan berada di dekat Stasiun LRT Jatibening Baru.

Advertisement