Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan membuka program beasiswa pendidikan strata satu (S1) bagi para guru pada tahun 2026. Program ini menargetkan 150.000 guru yang saat ini belum memiliki kualifikasi akademik minimal diploma empat (D4) atau S1.
Skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa beasiswa ini akan menggunakan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Skema ini memungkinkan pengalaman mengajar yang telah dimiliki guru diakui sebagai satuan kredit semester (SKS). Dengan demikian, guru tidak perlu menempuh pendidikan S1 selama empat hingga lima tahun seperti pada jalur reguler.
Syarat Penerima Beasiswa S1 Guru 2026
Berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon penerima beasiswa S1 guru 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia calon guru maksimal 30 tahun, guru mata pelajaran umum maksimal 47 tahun, guru kejuruan maksimal 50 tahun, dan guru pendidikan luar biasa maksimal 55 tahun.
- Terdata sebagai guru di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) minimal tiga tahun atau memiliki ijazah yang relevan.
- Diterima sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi yang telah ditentukan.
- Mengambil program studi yang relevan dengan bidang studi yang diampu.
- Belum atau tidak sedang menjalani pendidikan D4/S1.
- Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber pendanaan lain.
Cara Mendaftar Beasiswa S1 Guru 2026
Pendaftaran untuk gelombang pertama akan dibuka hingga Maret 2026. Berikut adalah langkah-langkah pendaftarannya:
- Akses laman resmi beasiswa di beasiswa.kemendikdasmen.go.id.
- Buka akun atau masuk menggunakan akun yang sudah dimiliki.
- Unggah dokumen yang diminta, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan bukti penerimaan sebagai mahasiswa.
- Tunggu informasi mengenai tahap selanjutnya.
Setelah berhasil menyelesaikan pendidikan S1, guru penerima beasiswa dapat melanjutkan ke jenjang Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk memperoleh sertifikasi pendidik. Sertifikasi ini merupakan dasar pemberian tunjangan profesi yang diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan para guru.






