Berita

Komika Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Atas Dugaan Penistaan Agama

Advertisement

Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama. Laporan ini muncul buntut dari materi stand up comedy berjudul Mens Rea yang dibawakannya. Pelapor turut melampirkan rekaman materi tersebut sebagai barang bukti.

Barang Bukti Rekaman Dilampirkan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa barang bukti yang diserahkan berupa satu buah flashdisk berisi rekaman, satu lembar tangkapan layar foto, dan satu dokumen.

“Barang bukti 1 buah flashdisk berisi rekaman, 1 buah kertas screen shot foto, 1 buah dokumen,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).

Budi menambahkan, laporan tersebut saat ini tengah dalam proses tindak lanjut. Pihak kepolisian akan melakukan klarifikasi dan menganalisis barang bukti yang ada.

“Penyidik akan melakukan klarifikasi dan analisa barang bukti, agar masyarakat tetap bijak dalam menyampaikan informasi. Beri ruang bagi penyelidik dan penyidik dalam proses penegakan hukum,” jelasnya.

Pasal yang Disangkakan dan Pelapor

Pandji Pragiwaksono dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 300 dan/atau Pasal 301 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Pasal 242 dan/atau Pasal 243 KUHP. Laporan teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026.

Advertisement

“Tentang dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama berkaitan dengan pernyataan dalam sebuah acara bertajuk ‘Mens Rea’,” kata Budi.

Pelapor dalam kasus ini adalah gabungan dari Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Mereka merasa materi yang disampaikan Pandji menimbulkan kegaduhan dan berpotensi memecah belah bangsa.

Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menyatakan pandangannya kepada wartawan pada Kamis (8/1).

“Menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik, dan memecah belah bangsa ini. Itu kan keresahan terhadap, khususnya kami sebagai anak bangsa, anak Nahdliyin, pun juga teman saya sebagai Aliansi Muda Muhammadiyah,” ungkap Rizki.

Hingga berita ini diturunkan, detikcom telah berusaha menghubungi Pandji Pragiwaksono melalui akun Instagram miliknya untuk meminta tanggapan. Namun, belum ada respons yang diterima.

Advertisement