Sebuah video yang menampilkan seorang pria mengaku sebagai pekerja proyek penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Bojonggede-Kemang (Bomang), Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial. Pria tersebut mengklaim bahwa dirinya dan 14 rekan kerjanya belum menerima bayaran atas pekerjaan yang telah dilakukan.
Kronologi Pengakuan Pekerja
Dalam video yang beredar pada Sabtu, 10 Januari 2026, pria tersebut menyatakan bahwa total ada sekitar 15 orang dalam satu kru yang belum mendapatkan gaji. Ia merinci kerugian yang dialami mencapai kurang lebih Rp 20 juta. Pekerjaan yang dimaksud adalah pemasangan PJU di wilayah Bomang.
“Di sini saya ingin melapor bahwa pekerja-pekerja yang ada di Bogor, khususnya di Bomang, itu tidak digaji. Di kru kami ada 15 orang kurang lebih,” ujar pria dalam video tersebut. Ia menambahkan, “Saya hitung kerugian kami mencapai Rp 20 juta kurang lebihnya. Pengerjaannya yaitu pemasangan PJU.”
Video tersebut juga menarasikan adanya alasan dari pimpinan proyek yang menyebutkan bahwa keterlambatan pembayaran disebabkan oleh sabotase dari rekan kerja.
Tanggapan Pemerintah Kabupaten Bogor
Menanggapi video yang viral tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan ini. Pihaknya berencana melakukan pengecekan langsung kepada pihak penyedia jasa atau kontraktor sebagai pihak ketiga yang bertanggung jawab atas pembayaran.
“Kita mau konfirmasi dulu ke penyedianya. Karena itu bisa dibilang internal. Tinggal dari pihak penyedia atau pihak ketiga, kita mau konfirmasi dulu,” kata Bayu.
Bayu memastikan bahwa dari sisi Dinas Perhubungan, seluruh pembayaran proyek telah diselesaikan sesuai dengan prosedur. Oleh karena itu, jika memang ada keterlambatan pembayaran dari pihak penyedia kepada pekerja, ia meminta agar hal tersebut segera ditindaklanjuti.
“Tapi yang jelas kalau dari kita (Dishub) sudah diselesaikan semua. Kita konfirmasi nanti ke pihak kontraktornya benar atau tidak. Kalau memang benar, segera diinikan (ditindaklanjuti),” pungkasnya.






