Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi banjir pesisir atau rob di wilayah utara Jakarta. Periode waspada ditetapkan berlangsung mulai 13 hingga 20 Januari 2026.
Penyebab dan Wilayah Terdampak
Peningkatan risiko banjir pesisir ini disebabkan oleh fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan Fase Bulan Baru. Kombinasi ini diprediksi akan meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum, yang berpotensi menyebabkan banjir rob di sejumlah kawasan pesisir utara Jakarta.
Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi @bpbddkijakarta, puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi antara pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:
- Kamal Muara
- Kapuk Muara
- Penjaringan
- Pluit
- Ancol
- Kamal
- Marunda
- Cilincing
- Kalibaru
- Muara Angke
- Tanjung Priok
- Kepulauan Seribu
Imbauan untuk Masyarakat
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir utara untuk meningkatkan kewaspadaan. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi air laut.
- Menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko tinggi terkena banjir rob, terutama saat jadwal pasang tinggi.
- Memastikan sistem drainase di sekitar tempat tinggal berfungsi baik untuk mencegah genangan air.
Masyarakat juga dianjurkan untuk memantau peringatan dini gelombang pasang melalui situs resmi bpbd.jakarta.go.id/gelombangaut. Unduhan buku panduan kesiapsiagaan banjir dapat diakses melalui tiny.cc/bukusakusiagabanjir.
Pelaporan potensi genangan atau banjir dapat dilakukan melalui aplikasi JAKI. Informasi terkini mengenai banjir juga dapat diakses melalui pantaubanjir.jakarta.go.id.
Kanal Informasi dan Pelaporan Darurat
Selain itu, BPBD menyediakan lima kanal utama untuk pelaporan darurat dan pencarian informasi terkait banjir di Jakarta:
- pantaubanjir.jakarta.go.id: Menyajikan informasi terbaru seputar banjir dan penanganannya.
- JAKI: Fitur Laporan Warga untuk melaporkan kejadian darurat.
- BMKG: Menyediakan peringatan dini potensi bencana.
- Website dan Media Sosial BPBD: Memberikan peringatan dini, informasi tinggi muka air, update banjir/genangan, serta penanganan bencana.
- Jakarta Siaga 112: Layanan darurat yang dapat dihubungi untuk penanganan lebih lanjut dalam situasi darurat.
Dampak Potensial Banjir Pesisir
Banjir pesisir atau rob secara umum dapat berdampak signifikan pada aktivitas masyarakat yang bergantung pada wilayah pesisir dan pelabuhan. Dampak tersebut meliputi:
- Gangguan aktivitas bongkar muat di pelabuhan.
- Aktivitas masyarakat di kawasan pemukiman pesisir.
- Kegiatan usaha tambak garam dan perikanan darat.
BPBD DKI Jakarta kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi pasang maksimum air laut, serta senantiasa memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).






