Selebriti

Dustin Tiffani Pasang Target 2026: Bangun Kerajaan Bisnis hingga Punya Anak

Advertisement

Presenter dan kreator konten Dustin Tiffani mematok target ambisius untuk kariernya di tahun 2026. Ia berharap kiprahnya di dunia digital semakin menguat dan merambah ke berbagai lini, termasuk menjadi pro player atau live streaming gamer.

Karier Digital dan Dunia Gaming

“Ya harap karier gue yang pastinya semoga di perduniaan digital makin kuat, makin kencang. Mau di lini dunia digital YouTube, terus televisi, terus bahkan sekarang saya menjadi pro player aka live streaming gamers,” kata Dustin kepada detikcom di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).

Saat ini, Dustin memang aktif sebagai streamer game. Ia rutin melakukan siaran langsung beberapa kali dalam sepekan, biasanya dimulai pada malam hari.

“Dustin streaming, Dustin gamers. Jamnya itu setiap main saya tiap bisa seminggu empat kali di jam 10-an. Sudah siap live streaming. Malam jam 10, jam 10 malam pastinya. Namanya ‘Batuk Gaming’ di situ,” ungkapnya.

Mimpi Membangun Kerajaan Bisnis

Lebih dari sekadar popularitas, Dustin mengaku memiliki mimpi besar di tahun 2026. Ia berkeinginan membangun usahanya sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Ya mungkin pengin banget punya kerajaan sendiri ya, jadi kita bisa bekerja punya usaha sendiri, menghasilkan sesuatu misalnya dari YouTube sendiri dan bisa mempekerjakan orang gitu,” ujarnya.

Keinginan ini mendorong Dustin untuk menjadi seorang bos bagi bisnis yang akan dirintisnya kelak.

Advertisement

“Pengin, pengin. Dan pengin usaha-usaha juga nantinya,” katanya.

Pencapaian Pribadi dan Rencana Keluarga

Terkait pencapaian pribadi, Dustin bersyukur telah berhasil membeli rumah pada tahun 2024.

“Oh kalau rumah sudah kemarin alhamdulillah di tahun 2024 kemarin. Jadi tinggal ya kalau anak sedikasihnya, seiring berjalannya waktu,” tuturnya.

Mengenai rencana memiliki momongan, Dustin mengungkapkan bahwa ia dan sang istri sudah memiliki program khusus.

“Program ada, kita harus tetap terkoordinasikan program anak,” pungkasnya.

Advertisement