Selebriti

Influencer Keuangan Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Kripto

Advertisement

Seorang influencer keuangan muda, Timothy Ronald, dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan investasi aset kripto. Laporan ini diajukan oleh seorang korban yang mengatasnamakan dirinya Younger, yang mengaku merugi hingga miliaran rupiah setelah mengikuti ajakan investasi dari Timothy Ronald melalui komunitas Akademi Crypto (AC).

Timothy Ronald diduga telah mendorong anggota komunitasnya untuk menanamkan modal pada sejumlah aset kripto dengan janji keuntungan yang sangat tinggi, berkisar antara 300 hingga 500 persen. Namun, kenyataannya nilai aset tersebut justru mengalami penurunan drastis, menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi para investor yang terlibat.

Younger, sebagai pelapor utama, telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa, 13 Januari 2026. Ketika ditanya mengenai jumlah kerugian yang dialaminya, Younger belum memberikan keterangan rinci. “Berbeda ya. Itu nanti saya bakal jelasin sedetail mungkin setelah BAP,” ujar Younger di Polda Metro Jaya pada Selasa (13/1/2026).

Younger juga menegaskan bahwa dirinya bukanlah satu-satunya korban dalam kasus dugaan penipuan investasi kripto ini. Ia mengindikasikan adanya banyak pihak lain yang merasa dirugikan. Kuasa hukum para korban, Jajang, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima pendaftaran dari ratusan korban lain yang mengalami kerugian serupa. Namun, pada tahap awal pelaporan, baru tiga orang yang diproses.

Advertisement

“Ini baru satu orang, termasuk hari ini ada saksi. Semuanya korban dan nanti akan banyak yang akan menyusul, yang sudah mendaftar kurang lebih hampir 300-an orang mendaftar di kita,” jelas Jajang.

Jajang menambahkan, pada pemeriksaan hari ini, pihak kepolisian memintai keterangan dari tiga orang, terdiri dari satu pelapor dan dua saksi yang juga merupakan korban. Ia memperkirakan akan ada gelombang laporan lanjutan dari korban lainnya. “Kemungkinan akan ada gelombang yang sangat besar akan menyusul,” perkiraan Jajang.

Hingga berita ini diturunkan, Timothy Ronald belum memberikan pernyataan atau klarifikasi resmi terkait laporan dugaan penipuan investasi kripto yang menjeratnya.

Advertisement