Liverpool bertekad mengulang tradisi bangkit di paruh kedua musim setelah performa yang kurang memuaskan di paruh pertama Liga Inggris 2025/2026. Manajer Arne Slot menyerukan para pemainnya untuk menunjukkan peningkatan signifikan.
Performa Mengecewakan di Paruh Pertama
Sebagai juara bertahan, Liverpool mengakhiri paruh pertama musim dengan catatan 32 poin dari 19 pertandingan. Hasil ini menempatkan mereka di posisi keempat klasemen sementara Liga Inggris, dengan rincian 10 kemenangan dan enam kekalahan. Performa ini menuai kritik tajam, terutama mengingat investasi lebih dari 400 juta paun yang dikeluarkan klub pada bursa transfer musim panas lalu untuk mendatangkan pemain-pemain top.
Evaluasi Pemain Baru dan Lama
Tidak semua rekrutan baru mampu memberikan dampak instan. Hugo Ekitike menjadi salah satu yang tampil menjanjikan, meskipun sempat mengalami penurunan performa selama dua bulan. Sementara itu, Florian Wirtz dan Alexander Isak, dua pembelian termahal, dinilai belum memenuhi ekspektasi. Isak bahkan harus menepi panjang akibat cedera patah kaki setelah hanya mencetak tiga gol di seluruh kompetisi. Wirtz pun baru mengoleksi satu gol dan satu assist di Liga Inggris.
Harapan Arne Slot untuk Paruh Kedua
Menyikapi kondisi tersebut, Arne Slot mendesak seluruh skuad Liverpool untuk bangkit dan menampilkan performa terbaik di paruh kedua musim. Ia menyoroti pentingnya para pemain baru untuk segera unjuk gigi dan beradaptasi.
“Tentu saja (saya mengharapkan mereka tampil lebih bagus di paruh kedua musim),” ujar Slot seperti dikutip dari Independent. “Tidak cuma untuk para pemain baru. Jika Anda memboyong banyak pemain baru dan banyak pemain lama pergi, jika saya bisa bekerja dengan baik, biasanya sih para pemain itu bakal tampil lebih baik, seiring mereka lebih lama di sini dan punya waktu latihan serta main lebih banyak.”
Slot menambahkan bahwa sejarah klub menunjukkan potensi peningkatan performa seiring waktu kebersamaan tim.
“Sejarah membuktikan bahwa semakin lama pemain bareng-bareng, maka Anda punya kesempatan meraih trofi. Anda bisa lihat musim lalu karena tim ini sudah bermain bareng sejak era Juergen Klopp.”
Ia meyakini bahwa penambahan pemain baru dapat meningkatkan potensi tim, namun mengakui bahwa proses adaptasi membutuhkan waktu.
“Jika Anda menambahkan pemain baru, maka ada potensi bisa lebih baik. Tapi butuh waktu memang jika Anda melakukan seperti kami. Biasanya bakal ada saatnya mereka bisa tampil lebih baik.”






