London – Masa depan Enzo Maresca sebagai manajer Chelsea berada di ujung tanduk. Laporan terbaru menyebutkan manajemen The Blues berencana memecat Maresca menyusul rentetan hasil minor dan memburuknya hubungan dengan petinggi klub.
Cemoohan Suporter dan Absennya Maresca
Isu pemecatan Maresca mengemuka setelah Chelsea hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Bournemouth di Stamford Bridge pada Rabu (31/12/2025). Pertandingan tersebut diwarnai cemoohan dari para pendukung Chelsea yang tidak puas dengan performa tim.
Akibatnya, Maresca tidak menghadiri sesi konferensi pers pasca-pertandingan dengan alasan tidak enak badan. Namun, sumber lain menyebutkan bahwa ketidakhadiran Maresca disebabkan oleh kegalauannya mengenai kelanjutan kariernya di klub.
Performa Buruk Sejak November
Performa Chelsea di bawah Maresca memang menunjukkan tren menurun sejak November 2025. Dalam tujuh laga terakhir di liga, The Blues hanya mampu meraih satu kemenangan. Situasi ini membuat Chelsea tertahan di peringkat kelima klasemen Liga Inggris dengan 30 poin, bahkan tergeser oleh Liverpool.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Chelsea tercatat telah membuang 15 poin dari posisi unggul di liga musim ini. Hal ini semakin memperkuat spekulasi mengenai masa depan Maresca.
Hubungan Retak dengan Manajemen
Menurut laporan The Guardian, hubungan antara Maresca dan manajemen Chelsea, khususnya Co-owner Behdad Eghbali, dikabarkan tidak lagi harmonis. Eghbali dikabarkan tidak puas dengan kinerja Maresca.
Pemecatan tersebut dikabarkan akan dilakukan pada Kamis (1/1/2026) waktu setempat. Hal ini berpotensi membuat Chelsea harus menghadapi Manchester City pada Senin (5/1/2026) dini hari WIB dengan manajer interim.
Pembicaraan Kompensasi Kontrak
Saat ini, Chelsea dan Maresca dilaporkan masih dalam tahap pembicaraan mengenai kompensasi kontrak. Perlu dicatat, Maresca baru saja menandatangani kontrak baru pada musim panas lalu yang berlaku hingga 2029, dengan opsi perpanjangan satu tahun.






