Manchester United, yang telah menghabiskan lebih dari 200 juta paun pada bursa transfer musim panas lalu, tampaknya tidak akan menambah amunisi pemain baru pada Januari 2026. Manajer Setan Merah, Ruben Amorim, menyatakan akan memaksimalkan skuad yang ada sambil menunggu pemain yang cedera pulih.
Evaluasi Skuad Pasca Belanja Besar
Musim panas lalu, Manchester United merekrut Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, dan Senne Lammens. Namun, performa tim sejauh ini masih inkonsisten. Mbeumo menjadi satu-satunya pemain yang dinilai nyetel dengan permainan tim. Sementara itu, Cunha dan Sesko kerap dibekap cedera, sehingga sulit menunjukkan performa terbaiknya. Lammens pun belum menunjukkan statistik yang signifikan dibandingkan Andre Onana.
Situasi ini memicu permintaan dari para penggemar agar manajemen klub segera melakukan pembelian di bursa transfer musim dingin. Posisi gelandang bertahan menjadi sorotan utama, mengingat usia Casemiro yang menua dan performa Manuel Ugarte yang dinilai belum konsisten.
Amorim Fokus Pemulihan dan Pemain yang Ada
Meskipun ada kebutuhan mendesak di beberapa lini, Ruben Amorim menegaskan sikapnya. Ia tidak akan menuntut banyak kepada manajemen klub untuk mendatangkan pemain baru. Fokus utamanya adalah memaksimalkan potensi pemain yang sudah ada, serta menunggu kembalinya pemain yang sedang cedera dan tiga pemain yang akan kembali dari tugas membela negara di Piala Afrika 2025.
“Kami terus berbicara kok (dengan manajemen), bukan karena kami sudah memasuki Januari. Bursa transfer dibuka dan kami harus paham apa yang bisa kami lakukan. Tidak cuma soal pemain mana yang bisa digaet, tapi juga apa yang bisa dia berikan untuk skuad,” ujar Amorim seperti dikutip Sky Sports.
Amorim menambahkan, prioritasnya saat ini adalah pemulihan seluruh pemain. “Yang saya pikirkan cuma bagaimana pemain saya bisa pulih semua, jadi saya tidak akan meminta pemain baru ke Jason dan Omar,” sambungnya.
Manajer asal Portugal itu juga memahami proses yang sedang dijalani klub. “Mereka tahu apa yang kami butuhkan, tapi saya juga paham bahwa kami ada proses. Kami ingin melakukan segalanya dengan hati-hati, sehingga tidak mengulang kesalahan yang lalu,” tuturnya.
Ia pun siap jika harus melalui masa sulit terlebih dahulu demi stabilitas jangka panjang. “Jika kami harus menderita dulu sekarang, tidak apa-apa kok, agar nanti kami bisa bergerak leluasa di musim panas. Kita lihat saja, biasanya bursa transfer Januari itu terlalu sulit,” tutup Amorim.






