Leeds United bertekad untuk tidak gentar menghadapi Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris. The Reds tengah dalam performa menanjak dan menunjukkan tanda-tanda kebangkitan untuk kembali bersaing di papan atas.
Liverpool Temukan Momentum Kebangkitan
Setelah sempat terseok-seok dengan hanya meraih tiga kemenangan dalam 12 pertandingan, Liverpool kini telah menemukan kembali ritme permainan mereka. Tim juara bertahan Liga Inggris ini tercatat tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan lima di antaranya berakhir dengan kemenangan. Empat kemenangan beruntun di liga domestik semakin mendongkrak posisi mereka di klasemen.
Liverpool kini berhasil merangsek ke posisi empat besar klasemen. Laga melawan Leeds United di Anfield pada Jumat (2/1/2026) dini hari WIB, menjadi kesempatan emas bagi The Reds untuk memangkas jarak dengan Aston Villa. Saat ini, mereka tertinggal tujuh poin dari Villa, namun kemenangan atas Leeds akan memangkas selisih menjadi empat poin saja. Hal ini berpotensi menjadi momentum untuk mengejar Arsenal dan Manchester City dalam perburuan gelar juara, meskipun tantangan tersebut diakui tidak akan mudah, mengingat mereka sementara tertinggal 13 poin dari Arsenal yang memimpin klasemen.
Farke Akui Kekuatan Liverpool, Tapi Tak Takut
Manajer Leeds United, Daniel Farke, mengakui bahwa Liverpool telah kembali menemukan performa terbaiknya. Meskipun timnya menyadari bahwa Liverpool kehilangan beberapa pemain kunci seperti Alexander Isak yang cedera dan Mohamed Salah yang membela negaranya di Piala Afrika, Farke menegaskan bahwa ini bukanlah waktu yang tepat untuk bertemu mereka.
“Mereka kurang lebih sudah kembali ke posisi atas di liga. Kami tak perlu bicara soal potensi mereka, soal kualitas individunya. Mereka mendominasi liga musim lalu seperti yang jarang dilakukan tim-tim lain sebelum-sebelumnya,” ujar Farke dikutip dari Liverpool Echo.
Ia menambahkan, “Mereka itu juara bertahan dan juga punya peluang untuk kembali terlibat di persaingan juara. Performa dan hasilnya impresif dalam beberapa pekan terakhir.”
Farke menyadari betapa sulitnya pertandingan yang akan dihadapi timnya. “Dalam situasi ini, dalam momen ini, untuk bertandang ke Anfield pada tahun baru itu kurang lebih salah satu tugas paling menantang dan sulit yang bisa dihadapi,” tuturnya.
Namun, keyakinan tetap dipegang teguh oleh Farke dan pasukannya. “Kami sangat hormat dan sadar dengan kekuatan-kekuatan mereka, tapi juga tidak merasa takut. Kami tahu kalau kami ke sana dengan performa yang top, maka meski main di sana pun kami punya peluang,” pungkasnya.






