Kekalahan Aston Villa dari Arsenal dalam pertandingan terbaru membuat Manchester City kini dianggap sebagai satu-satunya rival terdekat Arsenal dalam perburuan gelar Liga Primer Inggris. Namun, Manajer Man City, Pep Guardiola, menyiratkan keraguan terhadap anggapan tersebut.
Persaingan Ketat di Papan Atas
Memasuki awal tahun 2026, Manchester City menempati posisi kedua klasemen sementara, tertinggal lima poin dari Arsenal yang memimpin puncak klasemen. City memiliki kesempatan untuk memangkas jarak tersebut karena baru akan memainkan pertandingan pekan ke-19 melawan Sunderland pada Jumat (2/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan telak 4-1 yang diraih Arsenal atas Aston Villa semakin memperjelas peta persaingan. Villa, yang sempat diprediksi menjadi pesaing kuat, kini tertahan di peringkat ketiga dengan selisih enam poin dari Arsenal. Liverpool, yang berada di posisi keempat, juga masih memiliki peluang matematis untuk mengejar, meskipun akan menghadapi tantangan berat. Pasukan Arne Slot saat ini mengoleksi 32 poin dan berpeluang memangkas selisih menjadi 10 poin jika berhasil mengalahkan Leeds United pada Jumat (2/1/2026) dini hari WIB.
Guardiola Pertanyakan Status Rival Tunggal
Dengan situasi persaingan yang ada, banyak pihak menilai Manchester City sebagai satu-satunya penantang serius bagi Arsenal. Menanggapi hal ini, Pep Guardiola justru melontarkan pertanyaan retoris kepada para jurnalis.
“Kalian yakin?” ujar Guardiola ketika ditanyakan mengenai anggapan tersebut. Ia menambahkan, “Beberapa pekan lalu kandidat juaranya cuma Arsenal. Dua hari lalu ada tiga tim di persaingan titel, dan sekarang cuma satu (pesaingnya). Kita akan lihat nanti bagaimana.”
Pernyataan Guardiola ini mengindikasikan bahwa dinamika perburuan gelar masih sangat terbuka dan ia tidak ingin timnya terlena dengan prediksi yang ada. Ia menekankan pentingnya melihat perkembangan selanjutnya dalam beberapa pertandingan mendatang.






