Kegagalan Liverpool menaklukkan Leeds United pada laga awal tahun 2026 menjadi pelajaran berharga. Kapten tim, Virgil van Dijk, menekankan pentingnya kesabaran dalam membongkar pertahanan tim lawan yang bermain rapat.
Dominasi Tanpa Gol
Dalam pertandingan yang digelar di Anfield, Liverpool tampil dominan atas tamunya, Leeds United. Namun, solidnya pertahanan tim tamu yang cenderung bermain bertahan rendah membuat serangan-serangan Liverpool kerap mentok. Alhasil, skor imbang 0-0 menjadi penutup laga tersebut.
Van Dijk: Perlu Kesabaran Ekstra
Virgil van Dijk mengakui bahwa timnya cenderung terburu-buru dalam mencoba menembus pertahanan Leeds. Menurutnya, hal ini justru memudahkan lawan untuk meredam setiap serangan yang dilancarkan oleh ‘The Reds’.
“Menurut saya, kami harus tetap sabar, meski kami ingin menyerang mereka secepat mungkin, menyerbut garis pertahanan terakhir mereka secepat mungkin,” ungkap Van Dijk seperti dikutip dari situs resmi klub. Ia menambahkan, “Tapi celah-celahnya kan tidak selalu ada dan kami mesti menciptakannya. Kami harus bermain dari sisi ke sisi, harus menjaga mereka tertahan di satu sisi dan memindahkan bola ke sisi lain.”
Van Dijk merasa timnya belum mampu menampilkan performa terbaik di lini serang. “Kami mesti melakukan semua yang kami tahu dan sudah kami tunjukkan sebelumnya, tapi sayangnya bagian akhir pertandingan kami tidak cukup bagus.”
Fokus ke Laga Berikutnya
Kini, Liverpool harus segera mengalihkan fokus pada pertandingan lanjutan Liga Inggris melawan Fulham yang akan digelar pada Minggu (4/1/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Liverpool untuk bangkit, terutama mengingat kekalahan 2-3 yang mereka alami dari Fulham di tempat yang sama pada musim lalu.






