Sepakbola

Maximilian Ibrahimovic Susul Jejak Ayah, Gabung Ajax dengan Status Pinjaman dari AC Milan

Advertisement

AMSTERDAM – Maximilian Ibrahimovic, putra dari legenda sepak bola Zlatan Ibrahimovic, resmi dipinjamkan AC Milan ke klub raksasa Belanda, Ajax. Kepindahan ini diumumkan oleh Ajax pada Rabu (14/1/2026) waktu setempat.

Opsi Permanen dan Target Tim Utama

Klub asal Amsterdam tersebut memiliki opsi untuk mempermanenkan status Maximilian di akhir musim kompetisi. Direktur Ajax, Marijin Beuker, menyatakan bahwa Maximilian, yang akrab disapa Maxi, akan terlebih dahulu bermain untuk tim U-23 Ajax. “Dia akan bermain untuk Ajax U-23 sebelum perlahan masuk ke tim utama,” ujar Beuker.

Selama berseragam AC Milan, penyerang berusia 19 tahun ini menunjukkan performa menjanjikan. Ia berhasil mencetak lima gol dan empat assist untuk tim Milan Futuro di Serie D. Kepindahannya ke Ajax juga menandai langkah mengikuti jejak sang ayah yang pernah membela klub Eredivisie tersebut pada periode 2001 hingga 2004.

Maximilian Ingin Ukir Sejarah Sendiri

Meskipun mengikuti jejak ayahnya, Maximilian menegaskan keinginannya untuk membangun identitasnya sendiri di dunia sepak bola. “Saya adalah diri saya sendiri, baik sebagai pribadi dan pemain, dan saya ingin menuliskan cerita saya sendiri. Saya merasa oke. Saya senang,” ungkap Maximilian seperti dilansir Football Italia.

Advertisement

Ia menambahkan, “Ayah saya juga main untuk Ajax itu menyenangkan. Saya senang dapat kesempatan untuk terus mengembangkan diri saya di sini juga.” Maximilian juga membagikan pandangan ayahnya mengenai klub barunya. “Dia bilang Ajax klub hebat dan Amsterdam kota yang luar biasa. Fansnya baik dan liganya bagus. Hanya hal-hal bagus,” tuturnya.

Menyikapi perbandingan yang tak terhindarkan dengan sang ayah, Maximilian menyatakan, “Saya kira ayah saya senang untuk saya. Ibrahimovic hanya nama. Saya Maximilian. Kami berdua sangat berbeda.” Pernyataannya ini menunjukkan ambisi untuk tidak hanya berada di bawah bayang-bayang nama besar Zlatan Ibrahimovic, melainkan untuk membuktikan kemampuannya sendiri.

Advertisement