Sepakbola

Pep Guardiola Tak Terkejut Enzo Maresca Dipecat Chelsea, Sebut Klub Kehilangan Sosok Luar Biasa

Advertisement

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, angkat bicara mengenai kepergian Enzo Maresca dari kursi kepelatihan Chelsea. Guardiola menyatakan bahwa Chelsea telah kehilangan seorang pelatih dan pribadi yang luar biasa.

Chelsea Umumkan Perpisahan dengan Maresca

Chelsea secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Enzo Maresca pada Kamis, 1 Januari 2026. Dalam pernyataan bersama, kedua belah pihak sepakat bahwa perubahan diperlukan demi mengembalikan klub ke jalur yang benar di sisa musim ini. Keputusan ini muncul di tengah isu keretakan antara Maresca dan manajemen, serta performa yang kurang memuaskan di lapangan. Tercatat, Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di Premier League.

Keputusan pemecatan ini menimbulkan pertanyaan, mengingat Maresca berhasil membawa Chelsea meraih gelar setelah lebih dari tiga tahun puasa trofi, bahkan meraih dua gelar sekaligus di musim pertamanya.

Guardiola: Chelsea Kehilangan Sosok Luar Biasa

Menanggapi hal tersebut, Pep Guardiola menyampaikan pandangannya. “Satu-satunya yang bisa saya katakan adalah Chelsea, menurut sudut pandang saya, telah kehilangan manajer dan pribadi yang luar biasa,” ujar Guardiola, dikutip dari ESPN.

Advertisement

Meskipun demikian, Guardiola memahami bahwa keputusan tersebut berada di tangan manajemen Chelsea. “Tapi ini adalah keputusan dari hierarki Chelsea, jadi saya tak bisa berkata apa-apa. Di sepakbola? Sebuah (keputusan) mengejutkan? Tidak. Itu malah menegaskan betapa beruntungnya saya di klub saya saat ini. Klub saya luar biasa,” tegasnya.

Maresca dan Guardiola Pernah Bekerja Sama di Manchester City

Hubungan antara Maresca dan Guardiola bukanlah hal baru. Maresca pernah menjabat sebagai pelatih tim U-23 Manchester City pada periode 2020-2021. Setelah sempat melatih Parma, ia kembali ke City pada tahun 2022 sebagai asisten Guardiola. Pria asal Italia ini menjadi bagian dari tim yang meraih treble pada musim 2022-2023 sebelum akhirnya memutuskan untuk melatih Leicester City dan kemudian Chelsea.

Advertisement