PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengumumkan pembatalan perjalanan Kereta Api (KA) 24 Argo Merbabu relasi Gambir-Semarang Tawang pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pembatalan ini disebabkan oleh banjir yang menggenangi jalur rel di wilayah Pekalongan, tepatnya di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang. Meskipun demikian, KAI memastikan bahwa perjalanan kereta api yang tujuan akhirnya adalah Pekalongan tetap akan beroperasi.
Pengamanan Ekstra di Jalur Terdampak Banjir
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan beberapa titik jalur rel masih tergenang air. Untuk kereta api yang tetap dioperasikan, KAI menerapkan langkah-langkah pengamanan ekstra. Hal ini meliputi penggunaan lokomotif khusus dan pembatasan kecepatan di area yang terdampak banjir.
“Seluruh kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen telah melalui pengecekan sarana dan prasarana secara ketat. Hingga pukul 10.00 WIB, kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta berangkat tepat waktu. Untuk jalur terdampak banjir di wilayah Pekalongan, KAI tetap mengoperasikan perjalanan kereta api dengan pengamanan ekstra, penggunaan lokomotif khusus, serta pembatasan kecepatan demi menjamin keselamatan pelanggan,” ujar Franoto Wibowo dalam keterangannya pada Sabtu (17/1/2026).
Franoto menambahkan bahwa seluruh keberangkatan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta terpantau berjalan normal, aman, dan sesuai jadwal hingga pukul 11.00 WIB.
Empat Kereta Alami Keterlambatan Akibat Banjir
Selain pembatalan KA Argo Merbabu, KAI juga mencatat adanya empat kereta api lain yang mengalami keterlambatan kedatangan hingga 300 menit akibat situasi banjir tersebut. Kereta api yang terdampak keterlambatan adalah:
- KA Blambangan
- KA Kertajaya
- KA Dharmawangsa
- KA Sembrani
“Kereta api tersebut antara lain KA Blambangan, KA Kertajaya, KA Dharmawangsa, dan KA Sembrani,” jelas Franoto.
Layanan Kompensasi bagi Penumpang Terdampak
Franoto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat pembatalan dan keterlambatan perjalanan kereta api. KAI akan memberikan service recovery kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bagi penumpang KA Argo Merbabu yang perjalanannya dibatalkan, KAI akan memberikan pengembalian bea tiket (refund) hingga tujuh hari setelah pembatalan. Pengembalian dana dapat dilakukan melalui loket stasiun, kanal resmi penjualan tiket KAI, maupun Contact Center KAI 121.
Franoto mengimbau kepada seluruh pelanggan KAI untuk tetap tenang dan aktif memantau informasi terkini mengenai perjalanan kereta api jarak jauh melalui aplikasi Access by KAI, media sosial resmi KAI, atau Contact Center KAI 121.






