Ratusan warga di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. Data sementara mencatat sebanyak 350 jiwa dilaporkan mengungsi di Rusunawa Semper.
Dapur Lapangan Dibuka
Menyikapi kondisi darurat ini, Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengambil langkah cepat dengan mendirikan dapur lapangan. Tujuannya adalah untuk memastikan ketersediaan pasokan makanan bagi para pengungsi yang terdampak musibah banjir.
“Jumlah pengungsi di Rusunawa Semper sebanyak 350 jiwa,” ujar Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo dalam keterangannya pada Selasa (13/1/2026).
Personel kepolisian yang bertugas di dapur lapangan tersebut fokus pada penyiapan dan distribusi makanan. Berbagai menu disajikan untuk memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi.
“Personel Sie Pammat menggelar fasilitas Randurlap untuk penyediaan konsumsi bagi warga terdampak. Menyiapkan bahan makanan, memasak, dan melakukan packing makanan. Adapun makanan yang disiapkan berupa nasi goreng dan martabak telur,” jelas Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana alam. Respons positif datang dari masyarakat yang terdampak.
“Kegiatan berjalan lancar, bahan makanan diolah menjadi sajian siap saji dan didistribusikan kepada pengungsi,” imbuhnya.






