Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri Grand Final Turnamen Esports Desa 2026. Ia meyakini ajang ini akan melahirkan talenta-talenta hebat dari desa-desa di seluruh Indonesia.
Potensi Atlet E-sports dari Desa
Yandri Susanto, yang juga mantan Wakil Ketua MPR RI, menyatakan optimismenya terhadap potensi para peserta. “Insya Allah, dari lomba Esports Desa ini akan lahir para pemain-pemain tangguh, para petarung-petarung hebat, sehingga bisa membanggakan desanya, membanggakan kabupatennya, provinsinya, dan pada akhirnya bisa membanggakan Republik Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa (13/01/2026).
Ia menambahkan bahwa Turnamen Esports Desa ini sangat menjanjikan bagi para peserta, terutama para pemenang. Yandri menilai bakat generasi muda di desa perlu diarahkan secara positif melalui kegiatan seperti ini. “Tadi saya kaget, ternyata ada transfer pemain ekspor yang bernilai 50 miliar rupiah. Artinya, industri ini sangat menjanjikan dan memang harus kita arahkan kepada hal-hal yang positif,” ungkapnya.
Menjaring Talenta Ekonomi Kreatif
Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo, menjelaskan bahwa turnamen ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga bertujuan untuk menjaring talenta di bidang ekonomi kreatif desa. Para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp10 juta dan Piala Bupati Boyolali.
Lebih lanjut, Samsul Widodo memaparkan bahwa setelah turnamen, akan ada pengembangan ekonomi kreatif lebih lanjut, termasuk pembangunan arena e-sport. Talenta-talenta yang terjaring berpotensi menjadi soundcaster, komentator, live streamer, pelatih, hingga wasit.
Partisipasi Ribuan Peserta
Turnamen Esports Desa Nasional ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional 2026 yang jatuh pada 15 Januari. Ajang ini diikuti oleh 3.000 peserta yang berkompetisi dalam kategori Free Fire dan Mobile Legends. Penyelenggaraan ini merupakan upaya penjaringan potensi atlet e-sport muda dari tingkat desa.






