Kapal Motor (KM) Nabilah mengalami kebocoran di perairan sebelah Tenggara Pulau Gosong Sekati, Kepulauan Seribu Utara, pada Selasa (13/1/2026). Seluruh penumpang dilaporkan selamat dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut.
Peristiwa bermula saat KM Nabilah berangkat dari Dermaga Kronjo, Kabupaten Tangerang, pada pagi hari pukul 07.00 WIB. Kapal kayu ini mengangkut 10 penumpang, nakhoda, anak buah kapal (ABK), serta muatan material bangunan dan kebutuhan pokok menuju Pulau Kelapa.
Menurut Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, dalam perjalanan sekitar pukul 09.00 WIB, kapal sempat berlindung di Pulau Laki akibat cuaca buruk yang disertai gelombang dan arus laut kuat. Setelah kondisi membaik, pelayaran dilanjutkan pada pukul 11.00 WIB.
Namun, selang 30 menit kemudian, kapal mengalami kerusakan pada bagian troll sebelah kiri yang pecah, menyebabkan kebocoran. Informasi ini segera diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Pulau Tidung dan dilaporkan ke Polsek Kepulauan Seribu Selatan.
Menindaklanjuti laporan, pada pukul 11.45 WIB, piket Polsek Kepulauan Seribu Selatan bersama Tim Pemadam Kebakaran bergerak cepat menggunakan KM Satria Biru, dipimpin langsung oleh Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan, untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
“Sekitar pukul 12.20 WIB, KM Nabilah berhasil ditemukan dan seluruh penumpang dievakuasi dengan selamat,” ujar AKBP Argadija dalam keterangannya, Selasa (13/1).
KM Nabilah kemudian didampingi menuju Pulau Pramuka. Sekitar pukul 13.30 WIB, kapal beserta seluruh penumpang tiba di Pulau Pramuka dan diserahkan kepada piket Polres Kepulauan Seribu untuk penanganan lebih lanjut. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah, termasuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengevakuasi penumpang dan kapal, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan tim kesehatan PK3D Pulau Pramuka untuk memastikan kondisi penumpang.
AKBP Argadija menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam setiap penanganan kejadian di wilayah perairan Kepulauan Seribu. “Kami mengapresiasi respon cepat dan sinergi anggota Polsek Kepulauan Seribu Selatan bersama unsur Damkar dan pihak terkait dalam penanganan laka laut ini. Kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi kunci sehingga seluruh penumpang KM Nabilah dapat diselamatkan tanpa ada korban jiwa,” imbuhnya.
Kapolres mengimbau seluruh nakhoda dan pengguna jasa transportasi laut untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, kelengkapan keselamatan pelayaran, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat di laut.






