Berita

Biduan Joget di Panggung Isra Mikraj Banyuwangi Picu Polemik, Panitia Minta Maaf

Advertisement

Sebuah video yang menampilkan seorang biduan berjoget di atas panggung peringatan Isra Mikraj di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, menimbulkan kehebohan dan reaksi keras dari masyarakat. Aksi tersebut dinilai tidak etis karena dilakukan di tengah suasana acara keagamaan.

Penjelasan Panitia

Ketua panitia Isra Miraj Desa Parangharjo, Hadiyanto, mengakui adanya hiburan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penampilan biduan dengan gaun hitam itu digelar setelah acara inti peringatan Isra Miraj selesai, dan seluruh undangan serta tokoh agama telah meninggalkan lokasi.

“Hiburan yang menghadirkan biduan pada acara Isra Miraj tersebut memang benar adanya. Akan tetapi, hiburan tersebut digelar setelah acara usai dan seluruh undangan serta kiai sudah tidak ada di tempat,” ujar Hadiyanto, mengutip detikJatim, Sabtu (17/1/2026).

Hadiyanto menambahkan bahwa hiburan tersebut merupakan inisiatif spontan dari panitia untuk konsumsi internal. Menanggapi kegaduhan yang timbul, pihak panitia telah menyampaikan permohonan maaf secara resmi melalui video klarifikasi yang dibuat di Polsek Songgon pada Jumat (16/1) malam.

Advertisement

Kecaman MUI Banyuwangi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi menyayangkan peristiwa tersebut. Wakil Ketua Umum DP MUI Banyuwangi, Sunandi Zubaidi, menilai tindakan itu telah mencoreng nilai-nilai dakwah Islam.

“Peristiwa ini sangat kami sayangkan. Keluhuran dakwah justru tercoreng oleh tindakan yang tidak mencerminkan nilai-nilai Islami,” kata Sunandi Zubaidi.

Advertisement