Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (Rejo), Muhammad Rahmad, mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan maaf kepada Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis, yang berstatus tersangka dalam kasus pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu. Rahmad, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyatakan bahwa pertemuan itu disambut baik oleh Presiden Jokowi.
Pertemuan Silaturahmi di Solo
Pertemuan antara Jokowi dengan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis berlangsung tertutup di kediaman pribadi Presiden di Sumber, Solo, Jawa Tengah. Awalnya, kawasan rumah Jokowi telah disterilkan sejak sore hari, mengindikasikan adanya kunjungan tamu penting. Informasi mengenai kedatangan tamu tersebut juga telah beredar di kalangan media.
Ajudan Presiden, Kompol Syarif Fitriansyah, membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia menyatakan bahwa Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis datang untuk menjalin silaturahmi dengan Jokowi. “Iya betul. Sore hari ini, Bapak Joko Widodo telah menerima silaturahmi dari Saudara Eggy Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis,” ujar Syarif kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
Dalam pertemuan itu, Eggy Sudjana didampingi oleh kuasa hukumnya, Elida Netty. Selain itu, turut hadir pula Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO), Darmizal, dan Sekretaris Jenderal ReJO, Muhammad Rahmad.
Harapan Pencabutan Status Tersangka
Muhammad Rahmad menyampaikan optimismenya terkait hasil pertemuan tersebut. Ia berharap pertemuan ini dapat menjadi perekat persatuan bangsa. “Kami semua disambut dengan sangat baik oleh Bapak Jokowi dan mudah-mudahan pertemuan ini menjadi perekat bagi persatuan bangsa kita yang akan datang,” kata Rahmad.
Lebih lanjut, Rahmad mengklaim bahwa Presiden Jokowi telah memberikan maaf kepada kedua tersangka. Oleh karena itu, pihaknya berharap Polda Metro Jaya dapat mempertimbangkan untuk mencabut status tersangka Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. “Pak Jokowi memberikan maaf kepada Pak Eggy Sudjana dan Pak Hari Damai Lubis dan berharap Polda Metro Jaya dapat mempertimbangkan status tersangka mereka untuk dicabut,” tambahnya.






