Berita

PDIP Teguh Tolak Pilkada DPRD, Andreas Hugo: Dari Dulu Sendiri Juga Nggak Apa

Advertisement

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan sikapnya yang tetap menolak wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, menyatakan partainya tidak masalah jika menjadi satu-satunya yang menyuarakan penolakan tersebut.

Sikap Teguh PDIP

“Ya, kalau PDI Perjuangan ya di DPR kan itu sendiri. Ya sekarang ini gitu. Kita nggak tahu ke depan kan. Artinya ya itu semua orang juga tahu gitu, artinya posisi PDIP Perjuangan dalam hal ini gitu,” ujar Hugo kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).

Hugo menambahkan bahwa masyarakat pun tidak akan berdiam diri terhadap wacana tersebut. Ia menyatakan akan mencermati dinamika politik yang berkembang ke depannya. “Nah, itu kita lihat bagaimana dinamika politik ke depan. Apakah masyarakat juga mau membiarkan saja gitu seperti ini,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa PDIP tidak gentar jika harus menyuarakan penolakan terhadap pilkada melalui DPRD seorang diri. Menurutnya, hingga saat ini, partainya terus menerima berbagai masukan dari masyarakat sipil mengenai sistem pilkada.

“Ya, dari dulu juga PDIP Perjuangan sendiri juga nggak apa-apa,” ungkapnya.

Advertisement

Pembahasan di Rakernas

Andreas Hugo menjelaskan bahwa pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP yang akan digelar pada 10-12 Januari di Ancol, Jakarta, juga akan membahas secara mendalam mengenai sistem pilkada. Dalam agenda tersebut, PDIP berencana mengundang sejumlah tokoh dari masyarakat sipil.

“Banyak, kalau sekarang banyak yang memberikan masukan ke PDI Perjuangan. Baru kemarin juga ada beberapa kelompok civil society yang, apa, kita terima di sini, juga dari struktur-struktur partai teman-teman di daerah,” ungkap Hugo.

Ia menambahkan, masukan yang diterima beragam, baik berupa pandangan tertulis maupun kunjungan langsung. “Mereka memberikan masukan-masukan, baik yang sifatnya, apa, mengirimkan pandangan-pandangan mereka maupun yang datang langsung ke sini. Nanti di Rakernas kita undang juga ini masyarakat sipil ya yang representasi civil society-lah,” imbuhnya.

Advertisement