Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan langkah inovatif untuk membekali lulusan Sekolah Rakyat dengan sertifikat kompetensi, selain ijazah formal. Inisiatif ini merupakan wujud tanggung jawab negara dalam memastikan generasi muda memiliki keterampilan yang relevan untuk dunia kerja.
Sertifikat Kompetensi untuk Keterampilan Hidup
Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof. Muhammad Nuh, menjelaskan bahwa para siswa tidak hanya akan menerima pendidikan akademik, tetapi juga dibekali dengan life skill yang tersertifikasi. “Mereka nantinya lulus tidak hanya mendapat ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi mengenai life skill. Tentunya sesuai dengan talenta masing-masing anak,” ujar Prof. Nuh, dikutip dari 20detik, Kamis (08/01/2026).
Pernyataan ini disampaikan Prof. Nuh dalam program detiksore yang membahas tema krusial mengenai ‘Kurikulum, Akreditasi, dan Integrasi Sekolah Rakyat Terhadap Sistem Pendidikan Nasional’.
Bidang Keterampilan yang Ditawarkan
Prof. Nuh merinci beberapa bidang life skill yang akan diterapkan di Sekolah Rakyat, antara lain:
- Memasak
- Hair stylist
- Keamanan siber (cyber security)
- Teknologi Informasi (IT)
Seluruh program pelatihan yang berujung pada sertifikat di Sekolah Rakyat ini akan ditanggung sepenuhnya oleh pembiayaan pemerintah.






