Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengumumkan akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat. Penyesuaian arus kendaraan ini dijadwalkan berlangsung dari akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026.
Dukungan Kegiatan ‘Jakarta Kota Sinema’ dan Perayaan Imlek
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Susilo Dewanto, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan sejumlah kegiatan. “Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk pelaksanaan sejumlah kegiatan dalam rangka mendukung ‘Jakarta Kota Sinema’ sekaligus menyambut Imlek di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat,” ujar Susilo, mengutip Antara, Sabtu (17/1/2026).
Jalan yang Terkena Dampak Penutupan
Sejumlah ruas jalan akan mengalami penutupan sementara. Jalan Teh akan ditutup pada tanggal 30-31 Januari 2026. Selanjutnya, Jalan Cengkeh akan ditutup pada 3-7 Februari 2026. Penutupan ini juga akan berdampak pada lokasi sementara pedagang (loksem) yang akan ditutup pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026.
Selain itu, Jalan Kunir 2 Dalam juga akan diberlakukan penutupan pada 26 Februari 2026. Dua gedung, yaitu Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga, akan dimanfaatkan sebagai venue kegiatan selama periode tersebut.
Pengerahan 110 Petugas Pengatur Lalu Lintas
Untuk memastikan kelancaran rekayasa lalu lintas, Dishub DKI Jakarta akan mengerahkan sebanyak 110 petugas. Petugas-petugas ini akan dibagi ke dalam tiga shift kerja dan ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk di Gedung Jasindo dan Cipta Niaga. “Kami kerahkan 110 petugas yang terbagi dalam 3 sif termasuk penempatan petugas pada Gedung Jasindo dan Cipta Niaga,” ungkap Susilo.






