Satu unit rumah warga di Kelurahan Tegal Gundil, Kota Bogor, dilaporkan ambruk pada Minggu (18/1/2025) pagi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu lama. Peristiwa ini memaksa penghuni rumah untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.
Bangunan Tua Tak Kuat Tahan Hujan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, menjelaskan bahwa ambruknya rumah tersebut disebabkan oleh kombinasi faktor cuaca dan kondisi bangunan yang sudah tua.
“Satu unit rumah ambruk dikarenakan hujan dan akibat bangunan lama, tidak ada selup serta bangunan kayu-kayu sudah pada keropos,” ujar Dimas.
Menurut Dimas, laporan mengenai kejadian ini diterima dari warga sekitar pada pukul 05.00 WIB. Ambruknya bangunan menyebabkan kerusakan signifikan pada bagian kamar dan dapur rumah milik warga bernama Muhamad Yasin Bahri.
“Kejadian ini menyebabkan atap rumah ambruk dan tembok ambruk bagian kamar dan dapur dengan pemilik rumah atas nama Pak Muhamad Yasin Bahri. Status bangunan rumah tidak layak huni,” jelas Dimas.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kebutuhan Mendesak Hunian Sementara
Dimas memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Namun, kerusakan parah pada rumah membuat penghuni harus segera dievakuasi.
Kebutuhan mendesak saat ini adalah penyediaan hunian sementara (huntara) bagi keluarga yang terdampak. Tim BPBD bersama pihak terkait telah menyelesaikan asesmen, dokumentasi, dan koordinasi tanggap darurat di lokasi kejadian.
Sebelumnya, wilayah Bogor juga pernah dilanda kejadian serupa, di mana atap sebuah ruko ambruk setelah diterjang hujan dan angin kencang.






