TANGERANG SELATAN – Lokasi pembuangan sampah yang sebelumnya menggunung di sekitar Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, kini ditutup terpal biru dengan spanduk larangan membuang sampah bagi warga umum. Namun, pantauan di lapangan pada Jumat (16/1/2026) pagi menunjukkan tumpukan sampah tersebut hanya bergeser sekitar 20 meter dari lokasi semula.
Sampah Bergeser, Volume Tetap Tinggi
Meskipun titik pembuangan yang lama telah ditutup, tumpukan sampah baru terlihat memanjang di sisi kanan jalan, tidak jauh dari pasar. Salah seorang warga, Anwar (33), menjelaskan bahwa pengangkutan sampah memang rutin dilakukan. Akan tetapi, volume sampah yang terus bertambah membuat penumpukan baru segera muncul.
“Diangkut mah ada ini, cuman ya gitu, ada lagi aja gitu kan. Diangkut, ada,” ujar Anwar.
Ia menambahkan bahwa kondisi saat ini sudah lebih baik dibandingkan beberapa waktu lalu ketika tumpukan sampah sempat menggunung hingga menutup sebagian jalan. “Iya waktu itu, numpuk di sini. Ya bau, tapi ini kan udah diangkut terus ya,” kenangnya.
Perpanjangan Status Darurat Sampah
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan telah memperpanjang status darurat penanggulangan sampah selama dua pekan. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Essa Nugraha, menyatakan bahwa perpanjangan status darurat ini berlaku hingga 19 Januari 2026.
“Pada masa perpanjangan difokuskan pada optimalisasi pembersihan dan pengangkutan sampah serta optimalisasi penegakan perilaku buang sampah,” kata Essa, mengutip pernyataan dari Antara pada Kamis (8/1).






