Doktif atau dr Samira Farahnaz menegaskan tidak akan membuka peluang perdamaian dengan dr Richard Lee sebelum uang masyarakat yang diduga dirugikan dikembalikan sepenuhnya. Pernyataan ini disampaikan di tengah proses hukum yang masih berjalan di Polda Metro Jaya.
Doktif melaporkan Richard Lee ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan. Laporan tersebut terdaftar pada 2 Desember 2024, dan Richard Lee kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Desember 2025.
Saat ditemui di Studio Trans TV, Jumat (16/1/2026), Doktif mengungkapkan bahwa upaya komunikasi untuk berdamai telah beberapa kali dilakukan oleh pihak Richard Lee. “Sebelum itu pun sudah ada. Sebelum itu pun sudah ada, sampai kemarin juga Bang Hotman menghubungi Doktif. Apakah mungkin ada perdamaian? Dan Doktif katakan tidak akan ada perdamaian sebelum ratusan miliar uang masyarakat yang dia ambil dikembalikan ke masyarakat. Itu hak masyarakat,” kata Doktif.
Dalam kesempatan tersebut, Doktif juga menyinggung laporan balik yang dilayangkan Richard Lee terhadap dirinya di Polres Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik. Pemeriksaan terhadap Doktif diketahui sempat ditunda.
“Betul. Jadi Doktif minta penundaan di tanggal 22,” ujarnya. Doktif menegaskan, permintaan penundaan tersebut bukan bentuk mangkir dari proses hukum, melainkan bentuk permintaan keadilan yang sama. Ia mencontohkan bahwa Richard Lee sebelumnya juga sempat meminta penundaan pemeriksaan.
“Ya karena Doktif kemarin kan melihat dia juga meminta penundaan dari tanggal 23 Desember 2025, dia meminta penundaan di tanggal 7 Januari 2026. Padahal dia undang-undangnya itu kan ancamannya 12 tahun plus 5, ya dia bisa melakukan penundaan. Begitupun dengan Doktif. Doktif juga meminta penundaan. Jadi kita meminta hal yang sama, keadilan yang sama. Jadi bukan mangkir, tapi meminta penundaan sesuai dengan apa yang dia lakukan sebelumnya,” ungkapnya.
Saat ditanya apakah pengembalian uang kepada konsumen menjadi satu-satunya syarat perdamaian, Doktif menjawab tegas. “Betul, betul,” katanya.
Doktif menambahkan, sikap tersebut telah ia sampaikan sejak awal pelaporan kepada pihak Richard Lee melalui rekan sejawatnya. “Dari awal juga sudah jauh sebelum ini, dari mulai awal pelaporan Doktif sudah menyampaikan ke Dokter Rossi sebagai sahabatnya. Doktif sudah menyampaikan, jika memang ingin damai, ya bukan ke Doktif ganti ruginya, tapi ke masyarakat yang sudah dia rugikan. Dan itu jumlahnya ratusan miliar ya, jadi silakan,” pungkas Doktif.






