Komedian dan presenter Dustin Tiffani menjadi korban penipuan senilai Rp 200 juta terkait pembelian mobil. Hingga kini, kasus tersebut belum menemui titik terang.
Ciri-ciri Pelaku
Dustin Tiffani menceritakan ciri-ciri pelaku yang menipunya. Menurutnya, pelaku adalah seorang pria muda dengan postur tinggi dan rambut panjang. “Orangnya masih muda, sudah gitu tinggi, sudah gitu rambutnya panjang. Yang satu bininya agak kecil,” kata Dustin Tiffani kepada detikcom ditemui di Studio Trans TV, Jakarta, kemarin.
Ikhlas Rugi, Fokus Korban Lain
Meskipun mengalami kerugian materi, Dustin mengaku sudah mengikhlaskan uangnya. Namun, ia menyoroti banyaknya korban lain yang hingga kini belum menerima hak mereka. “Kalau duit sih istilahnya ya wallahualam ya, sudah istilahnya kita juga sudah mengikhlaskan dan lain-lain. Tapi hak orang banyak banget di luar sana yang belum dibayar kewajibannya 3 bulan terakhir, bahkan di Jakarta,” ujar Dustin.
Ia menambahkan bahwa dugaan penipuan ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di luar kota. “Mungkin yang di luar kota juga, di Purwokerto kalau nggak salah, itu dia banyak juga yang ditelantarkan, F&B-nya juga ditelantarkan, mereka-mereka nggak dibayar juga. Itu haknya tolong ditanggungjawabin untuk segera,” ungkapnya.
Dukungan Istri dan Pesan Kehati-hatian
Dalam menghadapi kejadian ini, Dustin mengaku mendapat dukungan penuh dari sang istri. “Kata istri sudah jadi pembelajaran saja, jangan gampang percaya. Intinya beli yang memang di langsung showroom-nya, dealer-nya, yang jelas pakai nota,” kata Dustin.
Ia menekankan pentingnya melakukan transaksi di tempat resmi, bukan melalui sistem gadai atau kendaraan yang masih bermasalah. “Iya, benar. Karena kita setelah itu ketipu yang lain-lain juga sempat,” tambahnya.
Informasi dari Netizen dan Korban Lain
Sebagai figur publik, Dustin mengaku banyak mendapat informasi dari netizen mengenai keberadaan terduga pelaku. Sejumlah korban lain juga menghubunginya dan meminta agar kasus ini diangkat ke media sosial. “Banyak yang nelepon. Mereka minta ini diangkat ke social media. Update terakhir, nggak tahu nih lagi ada di mana,” ujarnya.
Dustin juga mengungkap bahwa beberapa orang sempat mendatangi rumah terduga pelaku, namun yang ditemui hanya keluarganya, sementara pelaku terus menghilang. “Sudah sampai nyamperin ke rumahnya. Dianya hilang, adanya keluarganya doang,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Dustin mengimbau masyarakat, termasuk para pengikutnya di media sosial, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli. “Benar, hati-hati. Apalagi followers juga bahaya menurut gue, karena gue baru ketipu juga,” pungkas Dustin.






