Mayang Lucyana telah menyiapkan serangkaian target ambisius untuk tahun 2026. Selain memprioritaskan penyelesaian pendidikan tingginya, ia juga berencana meluncurkan gebrakan baru di industri musik.
Fokus Pendidikan dan Skripsi
Pada tahun 2026, Mayang Lucyana dijadwalkan akan menjalani sidang skripsi. Meskipun tanggal pastinya belum ditentukan, proses ini merupakan bagian integral dari rencana besar hidupnya.
“Insyaallah tahun 2026,” ujar Mayang Lucyana kepada detikcom di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026). Ia menambahkan, “Persiapannya ini aku mau bimbingan juga sama dosen pembimbing aku. Aku bimbingan terus pokoknya sama dosen pembimbing aku dan belajar, belajar, belajar, dan belajar.”
Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswi sekaligus entertainer, Mayang bersyukur dapat menyeimbangkan antara pendidikan dan karier. Ia mengakui peran besar sang ayah dalam mengatur jadwal hariannya.
“Alhamdulillah aku bisa mengatur antara pendidikan aku dan karier aku karena ada Daddy juga yang udah ngatur waktu aku dari aku bangun pagi sampai aku tidur, itu udah dijadwalin juga. Dan untuk kuliah aku kan juga gak selalu offline, pasti ada online-nya juga,” beber Mayang.
Penelitian Skripsi dan Perjalanan Musik
Untuk materi skripsinya, Mayang memilih topik yang cukup menantang, yaitu perdagangan lintas negara. Fokus penelitiannya adalah cross border e-commerce dalam konteks perubahan regulasi di Indonesia.
Lebih lanjut, Mayang memastikan bahwa tahun 2026 akan menjadi momen penting dalam karier musiknya. Ia berencana untuk menyelesaikan album yang telah lama digarap.
“Dan pasti nanti bakalan ada gebrakan baru lagi di awal tahun 2026 karena aku akan merampungkan album aku,” ungkapnya.
Mayang menjelaskan bahwa album tersebut bukanlah karya perdananya, melainkan kelanjutan dari beberapa single yang telah dirilis sebelumnya. “Ini udah single aku yang ke-6. Kan ada 10 lagu, tapi ini aku baru garap yang ke-6. Jadi nanti stay tuned album aku yang akan keluar di 2026,” pungkasnya.






