Albacete – Real Madrid harus tersingkir dari ajang Copa del Rey setelah takluk 2-3 dari tim divisi dua, Albacete, di Estadio Carlos Belmonte, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini juga menandai debut yang kurang memuaskan bagi pelatih interim Alvaro Arbeloa.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan babak 16 besar Copa del Rey ini berjalan ketat sejak awal. Kedua tim bermain imbang 1-1 di paruh pertama. Memasuki babak kedua, Albacete berhasil unggul 2-1 melalui gol Jefte Betancor. Real Madrid sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di masa injury time berkat gol Gonzalo Garcia.
Namun, petaka bagi Los Blancos datang jelang peluit panjang dibunyikan. Jefte Betancor kembali mencatatkan namanya di papan skor, mengunci kemenangan 3-2 untuk Albacete. Hasil ini memastikan langkah Real Madrid terhenti di babak 16 besar Copa del Rey 2025/2026.
Tren Buruk Madrid Berlanjut
Kekalahan dari Albacete menambah daftar hasil minor Real Madrid dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, Vinicius Junior dan kawan-kawan juga harus mengakui keunggulan Barcelona dalam laga final Piala Super Spanyol.
Data dan Fakta Menarik
Kekalahan ini diwarnai sejumlah catatan menarik:
- Alvaro Arbeloa menjadi pelatih kedua Real Madrid yang memulai debutnya di Copa del Rey dengan kekalahan, menyusul jejak Julen Lopetegui pada 2018. Ia juga menjadi pelatih kedua yang debut di Copa del Rey setelah Santiago Solari pada 2018.
- Vinicius Junior memainkan pertandingan ke-350 berseragam Real Madrid di semua kompetisi. Ia menjadi pemain Brasil ketiga yang mencapai angka tersebut setelah Marcelo (546) dan Roberto Carlos (527).
- Musim ini, Real Madrid telah kebobolan 9 gol dari sundulan kepala lawan di semua kompetisi, jumlah terbanyak di antara tim-tim LaLiga lainnya.
Albacete, dengan kemenangan ini, berhak melaju ke perempatfinal Copa del Rey dan menjadi tim divisi Secunda pertama yang berhasil menembus babak tersebut musim ini.
(bay/krs)






