Jeddah – Bintang muda Real Madrid, Arda Guler, menjadi sorotan usai timnya kalah dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol 2026. Momen kekalahan tersebut tampaknya membuat Guler kesal, namun upayanya meluapkan emosi justru berujung pada insiden terpeleset yang mengundang tawa.
Barcelona Raih Gelar Juara
Pertandingan final Piala Super Spanyol yang digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan Barcelona atas Real Madrid dengan skor 3-2. Gol-gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Raphinha (dua gol) dan Robert Lewandowski. Sementara itu, Real Madrid hanya mampu membalas melalui Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia.
Insiden Arda Guler
Saat peluit panjang dibunyikan, Arda Guler terlihat menunjukkan ekspresi kekesalan di pinggir lapangan. Pemain muda asal Turki itu kemudian mencoba menendang sebuah botol di tepi lapangan, namun nahas, ia justru kehilangan keseimbangan dan terpeleset. Aksi tak terduga ini segera menjadi bahan ledekan bagi para penggemar Barcelona di media sosial.
Sejumlah komentar bernada ejekan pun bermunculan. “Dia kalah dua kali,” tulis seorang netizen. Pengguna lain menimpali, “Sampai menangis saya melihatnya.” Ada pula yang berkomentar, “Dia bakal ingat momen ini seumur hidupnya.”
Dalam pertandingan tersebut, Arda Guler baru diturunkan pada babak kedua, menggantikan Federico Valverde di menit ke-68. Selama kurang lebih 22 menit bermain, Guler dinilai gagal memberikan kontribusi signifikan, bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan ke gawang Barcelona.
Kekalahan Beruntun Madrid di Final
Bagi Real Madrid, kekalahan ini menandai kegagalan kedua beruntun mereka di partai puncak Piala Super Spanyol. Musim sebelumnya, di lokasi yang sama, tim raksasa ibu kota Spanyol tersebut juga harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor telak 2-5.






