Manchester United menghadapi tantangan besar di bawah asuhan manajer interim Michael Carrick. Kendati baru saja ditunjuk hingga akhir musim, Carrick dipastikan tidak akan mendapatkan suntikan dana segar untuk mendatangkan pemain baru di bursa transfer Januari.
Carrick Gantikan Posisi, Tanpa Dana Belanja
Michael Carrick resmi dipercaya menukangi Manchester United hingga akhir musim 2025/2026, mengungguli kandidat lain seperti Ole Gunnar Solskjaer dan Ruud van Nistelrooy. Keputusan ini didasari oleh rekam jejaknya sebagai manajer Middlesbrough, di mana ia mencatatkan persentase kemenangan 46,32 persen sejak 2022 hingga akhir musim lalu. Carrick juga pernah menjabat sebagai manajer sementara MU pada November 2021, meski hanya bertahan tiga pertandingan.
Harapan besar disematkan pada Carrick untuk membangkitkan performa Setan Merah. Namun, kabar kurang menyenangkan segera datang. Manajemen klub mengonfirmasi bahwa tidak akan ada investasi di bursa transfer musim dingin kali ini. Carrick tidak diizinkan untuk mendatangkan pemain baru, bahkan untuk mengisi posisi gelandang bertahan yang dinilai krusial.
Prioritaskan Pemain yang Ada, Target Klub Tertunda
Sejumlah nama seperti Adam Wharton, Elliott Anderson, dan Carlos Baleba telah lama menjadi target incaran klub. Namun, kebijakan penghematan pasca kerugian finansial musim lalu dan pengeluaran besar 200 juta poundsterling di bursa transfer musim panas lalu membuat Carrick harus memaksimalkan skuad yang ada.
Beruntung bagi Carrick, beberapa pemain yang sebelumnya absen karena cedera kini telah pulih dan siap diturunkan dalam pertandingan melawan Manchester City akhir pekan ini. Selain itu, Bryan Mbeumo dan Amad Diallo juga telah kembali dari tugas negara di Piala Afrika 2025.
Manajemen MU meyakini bahwa Carrick mampu mengeluarkan potensi terbaik dari para pemain yang tersedia. Klub juga menegaskan tidak akan melepas beberapa pemain kunci seperti Joshua Zirkzee, Manuel Ugarte, dan Kobbie Mainoo.
Ujian Perdana Carrick
Duel melawan Manchester City di Old Trafford akhir pekan ini akan menjadi ujian pertama bagi Michael Carrick dalam memimpin Manchester United. Pertandingan ini akan menjadi tolok ukur awal kemampuannya dalam mengelola tim tanpa tambahan amunisi baru.






