MADRID – Real Madrid dilaporkan tengah berupaya meredam potensi aksi cemoohan dari para pendukungnya sendiri saat menjamu Levante dalam lanjutan Liga Spanyol. Klub berjuluk Los Blancos itu dikabarkan telah mendekati kelompok suporter agar niat tersebut diurungkan.
Periode negatif tengah membelit Real Madrid. Kekalahan dari rival abadi, Barcelona, di final Piala Super Spanyol menjadi pukulan telak. Tak berselang lama, tim asuhan Carlo Ancelotti itu juga tersingkir dari Copa del Rey oleh tim kasta kedua, Albacete. Rentetan hasil minor ini memicu kekecewaan di kalangan pendukung.
Kekecewaan tersebut bahkan telah meluas ke ranah media sosial, dengan banyak pendukung meluapkan kekesalan mereka terhadap performa para pemain. Lebih jauh, kelompok suporter Madrid, Grada, dilaporkan telah menyiapkan aksi protes berupa cemoohan pada laga kandang terdekat.
Real Madrid dijadwalkan menjamu Levante di Stadion Santiago Bernabéu pada Sabtu (17/1/2025) malam WIB. Media Eropa, COPE, melaporkan bahwa petinggi klub telah melakukan pendekatan intensif kepada Grada. Tujuannya adalah agar aksi cemoohan terhadap pemain dapat dibatalkan. Klub berharap suporter dapat memberikan dukungan penuh demi mengembalikan performa tim ke jalur positif.
Di kubu tim tamu, Levante dilaporkan memasang kewaspadaan penuh menjelang pertandingan melawan Real Madrid. Pelatih Levante, Luis Castro, menyadari bahwa tim tuan rumah akan berjuang keras untuk bangkit dari rentetan hasil negatif yang mereka alami.
“Ini bukan situasi yang tidak terlalu saya perhatikan. Saya mempunyai pekerjaan yang harus diselesaikan di sini, dan saya tidak khawatir dengan apa yang terjadi di Madrid. Kami menghadapi tim bagus, dan kami akan memainkan permainan kami sendiri,” ujar Luis Castro seperti dikutip dari Sportskeeda.






