Real Madrid harus mengubur mimpinya melaju lebih jauh di Copa del Rey musim 2025/2026. Langkah El Real terhenti di babak 16 besar setelah secara mengejutkan disingkirkan oleh tim kasta kedua, Albacete, dengan skor tipis 2-3. Pertandingan yang digelar di Estadio Carlos Belmonte pada Kamis (15/1/2026) dini hari WIB ini menjadi sorotan karena menjadi debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih interim Madrid.
Madrid Gagal Manfaatkan Peluang, Albacete Unggul Lebih Dulu
Dalam laga ini, Madrid menurunkan sebagian besar pemain lapis kedua, meski beberapa bintang seperti Vinicius Junior dan Federico Valverde turut mengisi starting XI. Tim tamu tampil agresif sejak awal pertandingan, namun sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol. Justru Albacete yang berhasil membuka keunggulan pada menit ke-42 melalui sundulan Javi Villar yang tak mampu diantisipasi kiper Andriy Lunin.
Madrid berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 tepat di menit ketiga injury time babak pertama. Franco Mastantuono menjadi pahlawan Madrid setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang. Peluang awal Madrid sempat ditepis oleh kiper Albacete, Raul Lizoain, namun Mastantuono sigap menyambar bola liar tersebut.
Babak Kedua Memanas, Albacete Kembali Mengejutkan
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Madrid terus berupaya mencari gol tambahan untuk membalikkan keadaan. Vinicius Junior, Mastantuono, dan Vinicius kembali mendapatkan beberapa peluang emas, namun penyelesaian akhir mereka masih belum membuahkan hasil.
Alih-alih mencetak gol, Madrid justru kembali tertinggal pada menit ke-82. Pemain pengganti Albacete, Jefte Bentancor, berhasil merobek jala gawang Lunin untuk membawa tim tuan rumah unggul 2-1. Gonzalo Garcia sempat membuat skor kembali imbang 2-2 pada menit ke-91, namun keunggulan Albacete kembali tercipta di menit ke-93.
Gol kedua dari Bentancor, yang dicetak melalui sepakan keras, memastikan kemenangan 3-2 untuk Albacete dan meloloskan mereka ke babak perempatfinal Copa del Rey. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Real Madrid yang harus tersingkir dari kompetisi domestik oleh tim yang secara di atas kertas berada di kasta yang lebih rendah.






