Berita

Antrean Panjang dan Tiket Habis, Rencana Wisata Edukasi ke Planetarium Gagal

Advertisement

Jakarta – Antusiasme masyarakat untuk mengunjungi Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta Pusat pada masa libur sekolah membludak. Namun, keinginan untuk berwisata edukasi harus pupus bagi sebagian pengunjung karena tiket yang cepat habis.

Yaya (35), seorang warga Bekasi, berniat mengajak keponakannya yang datang dari Cirebon untuk merasakan pengalaman belajar di Planetarium. Ia mengaku telah berupaya membeli tiket secara daring namun selalu kehabisan hingga tanggal 5 Januari mendatang. Tak kehabisan akal, Yaya bersama rombongannya memutuskan untuk mencoba membeli tiket langsung di lokasi atau on the spot (OTS).

Setibanya di area luar Planetarium, Yaya terkejut melihat antrean yang sudah mengular panjang. Petugas di lokasi pun menginformasikan bahwa tiket untuk hari itu telah habis terjual.

“Kita dari setengah sembilan (sampainya). Tadi udah panjang banget antrean ini, cuma akhirnya satpamnya bilang (tiketnya) udah habis,” ujar Yaya kepada wartawan, Sabtu (3/1/2025).

Meskipun demikian, sebagian rombongan Yaya masih berharap dan mencoba mengantre. “Kan ada dua rombongan, yang satu rombongan udah dateng, katanya udah habis. Cuma yang rombongan terakhir masih bilang ‘pengen lihat dulu’ jadi kita masih di sini,” tuturnya.

Yaya menambahkan, rasa penasaran membuat mereka bertahan. “Soalnya kalau nggak lihat sendiri kan nggak percaya, jadi biarin. Kalau dapetnya sesi yang terakhir ya nggak apa-apa, nanti jalan-jalan ke mana dulu. Eh ternyata nggak dapet juga,” keluhnya.

Setelah berulang kali mencoba memastikan, rombongan Yaya akhirnya memutuskan untuk menyerah. Mereka kemudian mencari alternatif fasilitas lain yang tersedia di kawasan TIM.

Advertisement

“Tadi diarahin ke teater tiga dimensi gitu di perpustakaan depan. Paling ke sana. Soalnya ponakan dari Cirebon, jauh-jauh, baru nyampe semalem, pengin ke sini (Planetarium) katanya,” jelas Yaya.

Pengunjung lain, Hanifa (29), juga mengalami hal serupa. Ia mengaku tidak berhasil mendapatkan tiket meskipun sudah datang mengantre sejak pagi, sebelum pukul sembilan.

“Kita udah pagi-pagi datangnya, sebelum jam sembilan kita udah sampai di sini tapi tetap kehabisan,” kata Hanifa.

Hanifa mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sudah mencoba membeli tiket secara daring namun juga kehabisan. Ia berharap tiket OTS bisa memberinya kesempatan.

“Udah-udah cek online, tapi habis, besok juga habis. Jadi tadinya mau coba kali aja yang OTS bisa dapat, kan ada kuota OTS,” imbuhnya.

Advertisement