Berita

Jogging Track 1,2 Km di Jaksel Segera Hadir, Gabungkan Tiga Taman Sekaligus

Advertisement

Jakarta – Warga Jakarta Selatan bersiap menyambut fasilitas olahraga baru. Tiga taman yang sebelumnya terpisah, yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser, akan segera digabung menjadi satu kawasan bernama Taman Bendera Pusaka. Kawasan ini akan dilengkapi dengan jogging track sepanjang 1,2 kilometer.

Pantauan di lokasi pada Jumat (9/1/2026) menunjukkan bahwa pembangunan jogging track di Taman Bendera Pusaka sedang dikebut. Sebagian jalur sudah terlihat jelas, sementara para petugas masih bekerja meratakan tanah dan menyempurnakan lapangan olahraga yang telah dipagari.

Selain jogging track, Taman Bendera Pusaka juga akan memiliki fasilitas olahraga lainnya. Sebuah jembatan baru telah dibangun, menghubungkan Taman Ayodya dan Taman Langsat, melintasi Jalan Barito I yang sebelumnya menjadi pemisah kedua taman.

Fasilitas Olahraga Alternatif Bagi Warga

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa jogging track di Taman Bendera Pusaka akan memiliki panjang total sekitar 1,2 kilometer. Ia berharap fasilitas ini dapat menjadi alternatif baru bagi warga Jakarta untuk berolahraga, selain Gelora Bung Karno (GBK).

Jogging track-nya sekitar 1.200 meter atau 1,2 kilometer. Ini bisa menjadi alternatif baru bagi warga Jakarta untuk berolahraga. Jadi jangan hanya di GBK saja, tapi bisa juga menggunakan Taman Bendera Pusaka,” ujar Pramono saat ditemui di Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (6/1).

Advertisement

Pramono menambahkan bahwa peresmian Taman Bendera Pusaka dijadwalkan pada bulan depan, menandakan bahwa pembangunan kawasan ini hampir rampung.

“Sebentar lagi, mudah-mudahan bulan depan saya juga akan meresmikan Taman Bendera Pusaka yang sudah jadi,” kata Pramono.

Progres Pembangunan Capai 77 Persen

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta melaporkan bahwa progres pembangunan Taman Bendera Pusaka telah mencapai 77 persen.

“Sedikit demi sedikit, Taman Bendera Pusaka terus berprogres. Saat ini pembangunan telah mencapai 77%,” tulis Distamhut DKI Jakarta melalui unggahannya pada Selasa (6/1).

Advertisement