Berita

Planetarium TIM Dibuka Kembali, Antusiasme Warga Membludak Hingga Tiket Ludes Terjual

Advertisement

Warga membanjiri Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM) yang kembali dibuka setelah 13 tahun vakum. Antusiasme pengunjung sangat tinggi, terbukti dengan tiket yang ludes terjual bahkan sejak pagi hari.

Antrean Panjang Sejak Pagi

Planetarium kembali beroperasi sejak Kamis, 25 Desember 2025. Teater Bintang di Planetarium mampu menampung 200 pengunjung per sesi, dengan empat sesi pertunjukan setiap harinya. Pada Sabtu (3/1), warga sudah berdatangan sejak pagi demi mendapatkan tiket. Antrean panjang terlihat begitu memasuki area Planetarium, di mana pengunjung berusaha mendapatkan tiket melalui pembelian langsung atau on the spot (OTS). Petugas telah membatasi antrean OTS sesuai kuota yang tersedia karena tiket untuk seluruh sesi pada hari itu telah habis terjual, baik secara daring maupun OTS.

Meskipun demikian, banyak pengunjung yang terus berdatangan. Sejumlah petugas keamanan berulang kali menginformasikan melalui pengeras suara bahwa seluruh tiket telah habis terjual. “Untuk tiket Planetarium hari ini sudah habis ya, Bapak-Ibu,” ujar salah satu petugas.

Kekecewaan dan Harapan Pengunjung

Hanifa (29), salah satu pengunjung, mengaku tidak kebagian tiket meskipun sudah mengantre sejak pagi, sebelum pukul sembilan. “Kita udah pagi-pagi datangnya, sebelum jam sembilan kita udah sampai di sini, tapi tetap kehabisan,” keluhnya. Ia sebenarnya sudah mencoba membeli tiket secara daring, namun juga kehabisan. “Udah, udah cek online, tapi habis, besok juga habis. Jadi tadinya mau coba kali aja yang OTS bisa dapat, kan ada kuota OTS,” tambahnya.

Advertisement

Gisel (25), warga Cikupa, Tangerang, sengaja mengajak keluarganya untuk mengisi liburan di Planetarium. Ia juga sudah mencoba tiket daring namun habis. “Aku dari jam 7 lewat (sudah mengantre),” kata Gisel saat ditemui di TIM, Jakarta Pusat, Sabtu (3/1). Sesampai di TIM, antrean sudah mengular. Beruntung, Gisel bersama 12 anggota keluarganya masih mendapat kuota tiket OTS untuk sesi terakhir pada pukul 18.30-19.15 WIB. “Udah (dapat), yang jam setengah tujuh, masuk sesi yang keempat, yang terakhir,” ucap Gisel. Ia menyatakan akan tetap menunggu hingga sore untuk merasakan kembali pengalaman melihat bintang dan planet seperti saat kecil dulu. “Udah dulu banget, pas kecil. Makanya ini mau coba lagi, harus coba,” tuturnya.

Alya, yang datang bersama keluarganya dari Bekasi, juga hanya mendapatkan tiket untuk sesi terakhir. Ia berangkat dari rumah sejak pukul enam pagi. “Dari kemarin udah diomongin bangun pagi biar berangkatnya cepat. Soalnya, lihat di socmed kuota beli langsungnya terbatas,” jelas Alya. Meski begitu, ia bersyukur masih mendapat tiket meskipun harus mengantre untuk registrasi penukarannya. “Yang penting ada kepastian dapat. Disuruh tetap antre buat nuker KTP,” pungkasnya.

Ada yang Gagal Total

Namun, tidak semua pengunjung beruntung. Yaya (35), warga Bekasi, yang berniat mengajak keponakannya dari Cirebon untuk wisata edukasi, harus menelan kekecewaan. Ia telah mencoba membeli tiket daring namun habis hingga 5 Januari. Saat mencoba membeli tiket langsung, antrean sudah mengular panjang. “Kita dari setengah sembilan (sampainya). Tadi udah panjang banget antrean ini, cuma akhirnya satpamnya bilang (tiketnya) udah habis,” kata Yaya saat ditemui, Sabtu (3/1). Setelah berulang kali memastikan, rombongan Yaya akhirnya menyerah dan memilih mencari fasilitas lain di TIM.

Advertisement