Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mengundang mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, saat pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1/2026) mendatang. Langkah ini diambil sebagai bentuk melanjutkan hal baik dari gubernur sebelumnya dan agar Sutiyoso dapat tidur lebih nyenyak.
Melanjutkan Warisan Positif
Pramono Anung menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis oleh gubernur sebelumnya. “Saya sebagai gubernur berkali-kali ditanya apa sih yang mau saya kerjakan? Saya selalu mengatakan sederhana, saya akan melanjutkan hal-hal baik dari gubernur sebelumnya,” ujar Pramono saat memberikan sambutan dalam acara ziarah makam pahlawan Mohammad Husni Thamrin di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2026).
Ia menambahkan bahwa proyek monorel yang telah dibangun sejak tahun 2004 akan segera dirapikan. “Minggu depan ini monorel yang sudah dibangun dari tahun 2004 kita bongkar. Dan saya berharap Bang Yos supaya tidurnya bisa lebih nyenyak karena monorel itu rupanya bagi beliau menjadi beban pribadi,” tuturnya.
Pramono menegaskan akan mengundang Sutiyoso untuk hadir dalam proses pembongkaran tersebut. “Maka nanti minggu depan ini saya akan undang Bang Yos untuk hadir supaya monorel itu kita bersihkan jalannya kita rapikan,” tambahnya.
Detail Pembongkaran dan Penataan Kawasan
Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta akan memulai pembongkaran 98 tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said. Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Dinar Wenny, mengonfirmasi jumlah tiang yang akan dibongkar. “Jumlah tiang monorel yang akan dibongkar sebanyak 98 tiang,” kata Dinar kepada wartawan, Minggu (11/1).
Target penyelesaian pembongkaran ini adalah September 2026. Setelah pembongkaran selesai, akan dilakukan penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said. Penataan ini mencakup perbaikan jalan dan trotoar, peningkatan fasilitas pejalan kaki, serta penyesuaian elemen pendukung demi keamanan dan kenyamanan, termasuk peningkatan penerangan jalan umum.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, sebelumnya menjelaskan bahwa anggaran yang disiapkan tidak hanya untuk pembongkaran tiang monorel, tetapi juga untuk penataan ulang jalan dan trotoar di sepanjang sisi timur Jalan Rasuna Said. “Totalnya semua sekitar Rp 100 miliar,” ungkap Heru di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/1). Ia menambahkan bahwa seluruh penataan akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) karena aset jalan dan trotoar merupakan milik pemerintah daerah.






